Hari Buruh Internasional 2023, Pemkab Jember Peringati Bersama Serikat Buruh 

Loading

Jember _ Jempolindo.id _ Hari Buruh Internasional tahun 2023, Pemkab Jember Peringati dengan kemasan halal bihalal, bersama serikat buruh se Kabupaten Jember, bertempat di aula PB Sudirman Pemkab Jember. Senin (1/5/2023) siang.

Saat memberikan sambutan, wakil bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman menjelaskan bahwa penting memperjuangkan hak – hak buruh.

“Dalam ajaran agama Islam, menyebut, Berikan lah upah buruh sebelum keringat nya,” ujar Gus Firjaun, sapaan akrab Wabup Jember, mengutip hadist Nabi Muhammad SAW.

Gus Firjaun mengaitkan hak buruh, dengan ummat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Allah SWT, bertanya kepada Malaikat tentang hak – hak kaum muslim yang berpuasa.

“Ya penuhi hak – hak mereka ya Allah,” ujar Gus Firjaun, menirukan jawaban malaikat.

Maka, Allah pun, kata Gus Firjaun berkenan memberikan hak – hak ummat Islam yang menjalankan puasa.

“Sampaikanlah, bahwa Aku (Allah) memberikan upah kepada mereka (ummat Islam yang berpuasa) berupa ampunan dan ridho-Ku,” ujar Gus Firjaun, mengutip firman Allah.

Karenanya, kata Gus Firjaun mewakili Pemkab Jember meminta maaf kepada seluruh buruh, jika belum bisa memenuhi seluruh tuntutan buruh.

“Namun demikian, Pemkab Jember akan terus berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi kepentingan kesejahteraan kaum buruh,” tegasnya.

Melalui Kepala Disnaker Jember Bambang Rudiyanto dalam sambutanmya, menjelaskan bahwa penyelenggaraan peringatan Hari Buruh Internasional tahun 2023, yang di kemas dalam bentuk Halal Bihalal itu merupakan upaya untuk membangun hubungan yang harmonis antara pelaku usaha dan buruh.

“Sehingga tercipta kondisi usaha yang sehat dan dinamis,” ujarnya.

Jempolindo _ APINDO Jember Beri Apresiasi 

Meski Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto MSi, tidak menghadiri halal bihalal itu, namun Ketua APINDO Kabupaten Jember Ratna Ikatanti, menyampaikan apresiasinya atas upaya Pemkab Jember dalam memperjuangkan nasib pelaku usaha dan buruh di Kabupaten Jember.

“Kami sampaikan apresiasi sedalam-dalamnya atas upaya Pemkab Jember, dalam menciptakan kondisi usaha yang kondusif,” ujarnya.

Wakil ketua di APINDO Jember Abdil Furqon, menjelaskan setidaknya terdapat sekitar 50 perusahaan yang tergabung dalam APINDO Jember.

“Setiap kegiatan hari buruh, kami selalu hadir, sebagai wujud kepedulian kami terhadap nasib buruh,” ujarnya.

Sarbumusi Jember Berharap Tak Sekedar Seremonial

Sedangkan menurut Ketua DPC Sairkat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Jember Umar Faruk berharap bahwa kegiatan peringatan Hari Buruh, tidak sekedar seremonial belaka, melainkan diwujudkan dalam bentuk perjuangan nasib buruh.

Jempolindo, Jember, hari buruh internasional, Pemkab Jember, serikat buruh
Ketua Sarbumusi Kabupaten Jember Umar Faruq, saat mendampingi penerima santunan

“Karena masih banyak nasib buruh yang perlu diperjuangkan hak haknya,” ujarnya.

Saat ini, kata Faruk, jumlah pekerja di kabupaten Jember ada sekitar 200.000 orang.

“Diantaranya masih 75% kaum buruh belum mendapatkan haknya dari para pengusaha sesuai amanah undang undang,” katanya.

Untuk itu, Faruk meminta agar Pemkab Jember bersama sama elemen lainnya, dapat memperjuangkan hak-hak buruh.

“Ini merupakan tanggung jawab bersama, agar hak – hak buruh bisa terpenuhi, sesuai harapan,” tandasnya.

Hadir dalam acara tersebut Kapolres Jember, Kodim 0824 Jember, jajaran OPD pemkab jember, ratusan anggota dan jajaran pengurus serikat buruh se kabupaten Jember, serta anggota Dewan Pengupahan Kabupaten Jember.

Dalam kesempatan itu pula, di berikan santunan BPJS, kepada putri Almarhum Saiful Harianto, anak Sri Rahayu sebesar Rp.179.897.490 dan kepada Al marhum

Raka Ade Pratama, putri Najwa Ghaitsha Salsabila santunan sebesar Rp 334.568.790.

Penyerahan santunan itu oleh Wakil Bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman, di dampingi ketua BPJS Ksehatan kabupaten Jember. (Gito)