Jember – Jempolindo.id – Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember, di Pendopo Wahyawibawagraha, pada Rabu (20/7/2022) siang.
Menurut catatan yang di himpun Jurnalis Jempolindo, tercatat delapan pejabat yang dilantik. Yakni, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Asisten Administrasi pada Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Perikanan, serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro.
Dalam sambutannya Bupati Hendy mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru di lantik.
“Yang pertama saya ucapkan selamat kepada bapak, ibu sekalian yang sudah dilantik pejabat eselon 2, ini adalah jabatan karir prestasi yang sudah anda dapatkan,” ucapnya.
Hendy berharap, pejabat yang baru saja dilantik bisa berbuat untuk kemajuan kabupaten Jember kedepannya
“Tentunya jabatan ini harus dimaknai dengan rasa tulus, ikhlas, tunjukkan rasa syukur untuk Jember yang kita cintai ini, kira – kira apa yang anda berikan untuk Jember,” ungkapnya.
Menurut Hendy, bahwa jabatan ini hanya sementara, suatu saat pasti berakhir.
“Ini kesempatan mulia, sekaligus menjadi ladang beramal yang terbuka lebar untuk mengimplementasikan sesuai dengan tupoksinya masing -masing, dengan begitu Masyarakat Jember bisa menikmati tujuan dari masing-masing OPD tersebut,” ungkapnya.
“Dengan di Definitif kan Pejabat di lingkup pemerintah kabupaten Jember, akan memperkuat kenerja kita,” tambahnya.

Di tempat yang sama. Kepala Dinas Sosial yang baru dilantik, Akhmad Helmi Luqman, S.Sos berjanji akan bekerja keras.
“Kita segera melakukan pemutahiran data (DTKS), supaya setiap bantuan tepat sasaran yaitu mereka yang miskin dan berhak, menerima bantuan,” ungkap nya.
Helmi juga akan memaksimalkan relawan sosial yang ada di tiap kecamatan.
“Agar mereka lebih tanggap, tidak hanya menunggu tetapi mencari permasalahan-permasalahan sosial yang ada di masyarakat,” janjinya.
Menanggapi rencana adanya KKN Kolaboratif 13 PTN dan PTS se Jember, yang akan mengupdate data kemiskinan, Helmi mengatakan itu merupakan terobosan yang sangat baik sekali.
“Dan itu adalah kolaborasi antara perguruan tinggi dengan Pemkab Jember. Bahwa Jember sangat luas dan tidak mungkin digarap oleh satu bagian organisasi saja. Semua harus bisa bersinergi, berakselerasi dan membangun harmonisasi,” pungkasnya. (Agung).