Jember – Jempolindo.id – Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, saat mengunjungi acara Jember Berbagi, naik sepeda ontel dari Kantor Pemerintah Kabupaten Jember menuju Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, pada Jumat (2/9/2022) pagi.
Tak sendirian, pria nomor satu di Jember tersebut juga dibarengi Ketua TP PKK Jember Kasih Fajarini dan sejumlah pimpinan OPD Jember.
Hal tersebut, kata Hendy dilakukan untuk menjadi contoh, agar masyarakat hidup sehat sekaligus menghemat energi guna mencegah inflasi.
Lebih lanjut, Bupati Hendy mengaku senang dengan suasana dan antusiasme warga sekitar.
“Saya senang tempatnya ini, lain kali seperti ini ya, jangan di dalam gedung. Jadi, dinikmati apa adanya,” ulasnya saat memberikan sambutan.
Sekarang ini, lanjutnya, acara itu harus dikemas di luar agar ekonomi sekitar berkembang.
“Di dalam gedung tidak apa-apa kalau cuaca gak mendukung,” ungkapnya.
Hendy menuturkan, sudah mulai membiasakan kegiatan di luar gedung. Salah satunya, seperti sejumlah kegiatan di Alun-alun Jember, belum lama ini.
“Bagaimanapun juga, ekonomi harus berkembang dengan mengadakan kegiatan yang mendatangkan para pelaku UMKM,” himbaunya.
Menurut Hendy, Jember Berbagi merupakan lanjutan dari Jember Hadir untuk Rakyat (J-HUR) sekaligus Safari Ramadan yang telah dilaksanakan sebelumnya.
“Ada 112 desa yang sudah kami datangi. Kami sekarang mulai meneruskan dengan Jember Berbagi,” ulasnya.
Pada kesempatan itu, Hendy membagikan sejumlah bantuan, sembari meresmikan jembatan atau jalan yang sebelumnya rusak.
Di Desa Cangkring, Hendy juga meninjau sejumlah produk UMKM dan memberikan sejumlah bantuan, berupa alat dan mesin pertanian (alsintan), santunan anak yatim, tambahan gizi ibu hamil dan balita, hingga bantuan sembako.
Bersamaan dengan digelarnya Jember Berbagi, juga dilaksanakan pelayanan vaksinasi, serta pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).
“Ini akan kami lakukan merata se-Kabupaten Jember,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Hendy juga menerangkan bahwa akan ada perubahan harga BBM dalam waktu dekat.
“Tapi sampean jangan bingung. Nanti presiden bakal memberikan bantuan langsung tunai sebesar Rp 600 ribu. Akan dibagikan untuk masyarakat yang membutuhkan dan terdata di dinas sosial,” ungkapnya.
Saat ini, kata Hendy kebijakan berupa subsidi, agar daya beli masyarakat tetap hidup, masih digodok pemerintah pusat.
Karenanya, Hendy menghimbau agar warga Jember bersabar. Tak hanya itu, dia juga mengajak masyarakat Jember untuk menghemat energi.
“Nanti ribuan pegawai Pemda Jember bakal kami imbau untuk menggunakan sepeda setiap Jumat. Dengan begitu, bisa berhemat sekaligus mencegah inflasi,” ujarnya.
Terkait persoalan jembatan dan jalan yang menggunakan anggaran APBD, Hendy menjelaskan sudah melakukan pekerjaan perbaikan jalan lebih dari seribu kilometer, dalam waktu sekitar 8 bulan.
“Dulu sempat disebut Jeglongan Sewu, kini jalanan sudah bagus.
Artinya, uang masyarakat Jember bermanfaat untuk pembangunan jalan,” ujarnya.
Agar jalan yang sudah diperbaiki memiliki daya tahan lebih kuat, Hendy meminta masyarakat untuk turut mengawasi, terutama bagi para pengguna jalan, agar tidak melebihkan tonase muatannya, lebih dari kapasitas jalan.
“Saya minta tolong agar jalan ini agar tetap halus. Kalau ada saudara yang menjadi sopir, diimbau agar jangan melintasi jalan ini dengan mengangkut muatan lebih dari 8 ton,” pungkasnya. (Agung)