17.4 C
East Java

Bupati Jember Kagumi Panitia Watam

Loading

Jember _Ambulu_ Jempolindo News _   Gerak Jalan Watu Ambulu (Watam) berlangsung meriah dan sukses.  Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU menyatatakan kekagumannya.  Pernyataan itu disampaikan  Hendy, dihadapan ribuan  peserta gerak gerak jalan Watam. pada hari Sabtu (3/12/2022) siang.

jempolindo, jember, ambulu, bupati jember, watam, panitia
Keterangan: Peserta Gerak Jalan Watam

“Saya sangat kagum, terhadap panitia peringatan hari pahlawan nasional ini. bisa mengadakan kegiatan besar, yang  digagas dan dibiayai oleh masyarakat secara gotong royong, karenanya saya sangat kagum dan bangga sekali,” ujarnya

Sebagai tambahan, acara gerak jalan watam ini, digelar  dalam rangka peringati Hari Pahlawan Nasional dengan mengusung tema “Pahlawanku Insprasiku, Wes Wayahe Jember Bersatu “.

Oleh karena itu, nantinya Hendy berkenan memasukkan kegiatan gerak jalan Watam sebagai agenda tahunan Pemkab Jember, seperti halnya kegiatan gerak jalan tajemtra.

“Acara ini selain sebagai alat promosi wisata, yang ada di Watu Ulo, selanjutnya juga bisa sebagai ajang silaturahmi antar sesama warga yang ada di kabupaten Jember,” paparnya

Diketahui, Acara gerak jalan watam tersebut mengambil start di pesisir selatan Watu Ulo dengan finis alun-alun Kecamatan Ambulu, menempuh jarak sekitar 12 km.

Selanjutnya, ditempat yang sama, Sugeng Marsudi, selaku Ketua Panitia acara peringatan Hari Pahlawan Nasional tersebut mengatakan, acara ini di ikuti oleh sekitar 3.185 orang peserta

“Dengan rincian 1770  peserta perorangan,17 kelompok regu pelajar dan 135 kelompok beregu umum,” bebernya.

Panitia Gerak Jalan Watam Berharap Support Pemkab Jember 

Dalam kesempatan tersebut,  dirinya berharap kedepan (2023) acara ini bisa dapat suport anggaran dari Pemkab Jember, karna biaya acara kali ini semua anggaran murni bersumber dari peserta dan sponsor .

Dari pengakuan Sugeng Marsudi, di ketahui peserta gerak jalan Watam dikenai biaya untuk perorangan sebesar Rp 20 ribu per orang, untuk beregu umum Rp 100 ribu per regu,  sedangkan untuk regu pelajar di kenakan biaya Rp 75 ribu per regu.

Meski harus berbayar, namun para peserta Gerak Jalan Watam tampak antusias, seperti  yang diungkapkan salah seorang peserta, Subakri warga Desa Karanganyar, yang mengaku hampir setiap tahun dia mengikuti kegiatan itu.

“Kami senang saja, kan sambil rekreasi sambil olah raga,” katanya.

Terlebih, pada kegiatan tersebut, kata Subakri juga bernuansa semangat kepahlawanan.

“Ya kan paling tidak turut mengenang jasa para pahlawan,”ujarnya.

akhirnya,  Subakri berharap ada peranan pemerintah daerah, agar penyelenggaraan kegiatan Gerak Jalan ini bisa lebih meriah.

“Kalau bisa kan malah lebih bagus,” pungkasnya. (Gito)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img