17.8 C
East Java

BUMNU Jember Akan Jadi Role Model

Loading

Jember _ Jempolindo.idBUMNU Jember, akan menjadi Role model BMNU se-Indonesia. Selanjutnya, BUMNU  akan tersebar di 253 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Jempolindo, jember, Pencangan BUMNU, Berkah Buat Jember
Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, mewakili PBNU, didampingi KH Abdusshomad dan Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto
Baca Juga : Pencanangan BUMNU Berkah Buat Jember 

Ketika mencanangkan BUMNU di Jember,  Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, mewakili  Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), menjelaskan perihal tujuan pendirian BUMNU.

“Terdapat 1000 product baik pangan maupun non pangran, yang siap dipasarkan kepada khalayak. Selain itu, BUMNU juga merupakan perwujudan pencanangan kemandirian ekonomi,” ujarnya.

Kehadiran putri sulung KH Abdurrahman Wachid itu, didampingi Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST  IPU,  dalam kegiatan Pencanangan Gerakan Kemandirian Ekonomi. Di Aula Badan Usaha Milik NU (BUMNU) Kabupaten Jember. pada Senin, (06/022023).

Kegiatan tersebut, juga bertepatan dalam memperingati satu abad Nahdlatul Ulama (NU). Adapun tujuan dari kegiatan pencanangan ini, untuk membangun kemandirian ekonomi NU menjemput Abad Kedua menuju kebangkitan baru.

Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid mewakili Ketua Umum PBNU menyambut hangat arahan Bupati. Menurutnya, kerjasama dengan seluruh element sangat dibutuhkan untuk menciptakan entrepeneur yang kompeten.

“Mari melangkah bersama menuju kemaslahatan umat dan menyongsong generasi emas Tahun 2045,”sambut Alissa.

Dalam sesi wawancara, Alissa juga menjabarkan bahwasanya BUMNU membuka peluang seluas-luasnya bagi UMKM Lokal Jember yang ingin bergabung. Namun, akan ada screening produk yang layak dan berkualitas melalui Dinas Koperasi.

“kami memfasilitasi warung kecil dan terus mendorong UMKM Jember yang layak dan berkualitas untuk berpartisipasi,” pungkasnya.

Jempolindo _ Bupati Jember Siap Berkolaborasi

Dalam arahannya, Bupati Jember menjelaskan bahwasannya BUMNU Jember menjadi salah satu unit usaha yang bergerak di sektor pangan. Sehingga, diharapkan bisa menggerakkan perputaran ekonomi rakyat. Juga dapat menekan angka inflasi terutama kemiskinan ekstrem di Kabupaten Jember.

Lanjutnya, program kemandirian pangan tersebut tentunya merupakan hasil sinergitas antara seluruh pihak baik Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, Perbankan, BUMN maupun BUMD.

Hendy,  memfokuskan untuk peran aktif Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) dalam mengelola UMKM yang akan bergabung dengan BUMNU.

“Kami memiliki total 86 ribu anggota yang bergabung dengan BUMDes dan BUMDEsma. Pemkab Jember siap mendukung BUMNU melalui UMKM.  Untuk mendukung demi kemaslahatan warga Nahdliyin di Kabupaten Jember dan juga mengentaskan kemiskinan ekstrem. Semoga BUMNU bisa berkembang dan maju serta membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat Jember,” ungkap Bupati. (Gito/Rilis)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img