BTB Jember Datang Janda Tua Itu Senang

jempolindo, jember, RTLH. Desa Manggisan, BTB Jember
BTB Jember yang sedang melaksanakan pembangun RTLH di Desa Manggisan

Loading

Jember _ Jempolindo.id Siang itu, Jempolindo kembali mencoba mengikuti kegiatan BTB Jember melakukan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Sungai Tengah Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. Pada Hari Minggu (16/07/2023).

Rumah itu milik seorang janda tua bernama B Matari, yang tinggal seorang diri, di rumah yang sudah rusak parah. Sedangkan, putrinya tinggal bertetangga dengannya.

Jarak tempuh dari kota Jember, menuju lokasi sekira 33 Km. Harus melalui jalanan yang lumayan menantang.

Sesampainya di lokasi, nampak Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) Jember sudah melakukan pekerjaan pembangunan RTLH itu, bersama Muspika Tanggul, BPBD Jember  di wakili FPRB (Forum Pengurangan Resiko Bencana) dibantu masyarakat setempat.

Ada juga mahasiswa Universitas Brawijaya yang sedang melaksanakan Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) 1000 D.

BTB Jember Mendapat Dukungan  

Program RTLH BTB Jember itu, mendapat dukungan postif dari Danramil Tanggul Kapten Infanteri Abdul Mutholib, yang sempat ditemui saat bersama – sama melakukan bedah rumah milik Bu Matari.

jempolindo, jember, RTLH. Desa Manggisan, BTB Jember
Danramil 0824/16 Tanggul Kapt Inf Abdul Mutholib didampingi Sekcam Tanggul Rohimin

Menurut Kapten Infanteri Abdul Mutholib, kegiatan RTLH BTB Jember itu, merupakan progam yang patut mendapat dukungan. Melalui program ini, dapat membantu masyarakat yang memang layak mendapatkan bantuan.

“Kegiatan ini dapat membangun kebersamaan dengan bergotong royong. Semoga dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Kata Kapten Murtolip, sementara ada tiga rumah tidak layak huni di Desa Manggisan, yang patut mendapatkan bantuan.

“Sekarang, masih satu titik yang sedang dilaksanakan pembangunannya. Kedepan, kita akan koordinasikan bersama Pemerintahan Desa setempat, dan instansi lainnya, untuk dapat memperbaiki rumah masyarakat,” ujarnya.

Saat mendampingi pembangunan RTLH milik Ibu Matari, Sekcam Tanggul Rohimin menjelaskan bahwa proses pembongkaran rumah milik janda itu sudah dilakukan sejak hari Kamis (14/07/2023).

“Hari sedang dilakukan peletakan batu pertama, untuk kemudian dilanjutkan pembangunannya. Mudah – mudahan Ibu Matari bisa menerimanya, karena memang ini yang diharapkan masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rohimin menjelaskan selain bantuan dari Baznas Jember, Pemkab Jember sudah melakukan identifikasi rumah masyarakat yang tidak layak huni, di 8 desa di Kecamatan Tanggul.

“Sudah kita mendeteksi, untuk kemudian kita serahkan kepada pihak desa untuk menganggarkan mana saja rumah yang tidak layak huni,” jelasnya.

Menurut Rohimin, bantuan Baznas Jember merupakan wujud kepedulian bagi masyarakat yang dianggap kurang mampu.

“Dengan harapan ada kepedulian dari masyarakat untuk peduli kepada masyarakat sekitarnya, yang kurang mampu,” katanya.

Melalui Koordinator Pelaksana RTLH BTB Kabupaten Jember Sohehudin, menjelaskan bahwa Baznas Jember sedang menjalan program pembangunan RTLH di 4 Kecamatan, dengan target akan melaksanakan di 31 Kecamatan se Kabupaten Jember.

jempolindo, jember, RTLH. Desa Manggisan, BTB Jember
Koordinator RTLH BTB Jember Shohehudin

“Untuk 4 Kecamatan sedang dalam tahap pelaksanaan pekerjaan. Pagu anggarannya sebesar Rp 15 juga per rumah,” ujarnya.

Soheh berharap program ini dapat bermanfaat untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkannya.

“Karenanya, kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Jember, untuk turut bersama – sama Baznas Jember membantu warga yang kurang mampu, sehingga dapat memiliki rumah yang layak huni,” harapnya.

Program RTLH BTB Jember itu, juga mendapatkan apresiasi dari perwakilan mahasiswa Universitas Brawijaya, Rizvandyana Fayzarani, yang sedang melaksanakan  program MMD 1000 D (Mahasiswa Membangun Desa) di Desa Manggisan.

“Kami merespon positif program RTLH yang sedang dijalankan Baznas Jember, yang memang dilaksankan untuk kaum dhuafa. Semoga program ini semakin bermanfaat untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Bu Matari Alias Misya Gembira 

jempolindo, jember, RTLH. Desa Manggisan, BTB Jember
Bu Matari bersama putrinya

Saat rumahnya sedan dibangun, Bu Matari alias Misya tampak tersenyum gembira, didampingi putri sulungnya Bu Matari menyatakan rasa senangnya, karena telah ada yang peduli memperbaiki rumahnya.

“Ya senang saya, rumah saya ada yang mau memperbaiki,” ujarnya. (Gito)