17.4 C
East Java

Berebut Gunungan Hasil Bumi Warga Desa Curahnongko Rayakan HUT RI Ke-77 

Loading

Jember – Jempolindo.id – Ribuan warga Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember berebut gunungan hasil bumi. Acara bertajuk kirab budaya sedekah bumi itu, di barengkan dengan Peringatan HUT RI ke-77, sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas hasil bumi yang melimpah, pada Minggu (28/08/2022) siang.

Gunungan Hasil Bumi, Warga Curahnongko, HUT RI ke-77
Kepala Desa Curahnongko Ismail Nawawi bersama Istri, saat mengikuti kegiatan Kirab Budaya Sedekah Bumi

Sebelum di perebutkan, gunungan hasil bumi tersebut di kirab keliling Desa, dari lapangan Desa Curahnongko menuju Balai Desa

Adapun isi Gunungan hasil bumi yang diperebutkan berisi sayur mayur, buah-buahan dan palawija, warga rela berdesakan untuk memperebutkan gunungan.

“Dalam rangka sedekah bumi dan ruwat desa Curahnongko, baru pertama kali diadakan,” Kepala Desa Curahnongko Ismail Nawawi disela – sela kegiatan kepada Jurnalis media ini.

Menurut Wiwin, sapaan akrab Kades Curahnongko itu, bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur atas kemerdekaan Negara Republik Indonesia, yang melibatkan semua masyarakat di tiga Dusun.

“Dengan di gelarnya sedekah bumi dan ruwatan Desa, kami berharap, diberi kelancaran dan kedamaian bagi semua warga Desa Curahnongko,” harapnya.

Lanjut Ismail Nawawi, memastikan akan menjadikan kegiatan tersebut sebagai agenda tahunan.

“Mengingat besarnya dukungan warga, kami akan berusaha agar kegiatan ini dapat digelar setiap tahun,” tegasnya.

Selain karnaval, sedekah bumi serta ruwatan desa, kata Wiwin, juga ada pagelaran wayang kulit, dalam rangka memperingati HUT RI ke-77.

Gunungan Hasil Bumi, Warga Desa Curahnongko, HUT RI ke-77
Cak Kancil, Pegiat Operane Wong Jember, warga Desa Curahnongko

Kegiatan itu mendapat dukungan warga, seperti diungkapkam Cak Kancil warga masyarakat Desa Curahnongko, bahwa dengan digelarnya kegiatan itu, bukan hanya sekedar karnaval bisa, namun ada nilai – nilai leluhur yang sudah sepantasnya dilestarikan.

“Saya sangat bangga, karena ini nguri – nguri tradisi Jawa, memang dari dulu ditunggu – tunggu warga, akan ada kegiatan seperti ini,” ucap Cak Kancil Pegiat OWJ (Oprane Wong Jember)

Menurutnya tradisi tersebut sudah lama punah, karenanya sudah seharusnya mendapat dukungan masyarakat, agar budaya ini tidak sirna.

“Ini budaya leluhur, kalau bukan kita siapa lagi. Sudah barang tentu dengan harapan, warga desa kami diberi kesejahteraan, sehingga menjadi desa yang Gemah Ripah Loh Jinawi,” ujarnya.

Gunungan Hasil Bumi, Warga Desa Curahnongko, HUT RI ke-77
Suherman, Warga Desa Curahnongko

Senada dengan cak Kancil, Suhermam warga Dusun kota Blater, Desa Curahnongko, juga mengaku sangat senang dan bangga dengan digelarnya kirab budaya dan sedekah bumi.

“Kedepan semoga dapat terselenggara lebih baik lagi, dan bisa membawa berkah lebih baik lagi, baik hasil buminya maupun lainnya, apalagi Kepala desanya adalah kepala Desa yang kami yakini dapat membawa perubahan,” pungkasnya. (Agung).

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img