17.8 C
East Java

Tino Cahyono Siap Pimpin SOKSI Jember: Kolaborasi Program Pro Rakyat, Dukung Koperasi Desa hingga MBG

JEMBER, JEMPOLINDO.ID  – Sosok yang digadang-gadang menjadi Ketua SOKSI Kabupaten Jember, Tino Cahyono, menyatakan kesiapannya untuk memimpin organisasi tersebut.

SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) adalah salah satu organisasi masyarakat (Ormas) tertua dan terbesar di Indonesia yang didirikan pada 20 Mei 1960.

Organisasi ini dikenal luas sebagai salah satu pendiri utama Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar), yang kini menjadi Partai Golkar.

Tino  akan membawa sejumlah program kolaboratif yang berorientasi pada pembangunan masyarakat dan dukungan terhadap program pemerintah.

Ia menegaskan bahwa dirinya telah menyiapkan berbagai program kerja yang akan dijalankan bersama masyarakat, pemerintah daerah, hingga aparat terkait.

Menurutnya, SOKSI memiliki peluang besar untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Jember.

“Insyaallah, saya sangat siap menjadi Ketua SOKSI. Kami sudah memiliki beberapa program yang akan berkolaborasi dan bermitra dengan masyarakat untuk membantu membangun negeri, khususnya Jember,” ujarnya, pada Kamis (28/05/2026).

Dukung KDMP

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama adalah mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang saat ini tengah digalakkan pemerintah pusat.

KDMP, kata Tino memiliki sekitar 2.000 anggota di setiap koperasi dan berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

Menurut Tino, pihaknya telah berhasil membantu proses perizinan lahan milik PTPN yang sebelumnya menjadi kendala dalam pembangunan koperasi di sejumlah wilayah desa, dengan dukungan penuh dari  Dandim Jember, Letkol Inf. Rifqi Muhammad Suhada.

Dukung MBG

Selain itu, SOKSI juga berencana mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menilai program tersebut sangat baik, namun masih terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan, terutama terkait penerapan standar operasional prosedur (SOP) oleh pengelola dapur umum atau SPPG.

“Di beberapa tempat, ada SOP yang terlewati atau belum dipahami dengan baik, seperti pembuatan IPAL, sehingga mendapat teguran hingga penutupan sementara dari Badan Gizi Nasional,” jelasnya.

Tak hanya itu, Tino juga mengungkapkan adanya rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan pesisir Jember, seperti Puger Kulon, Paseban, dan Watu Ulo.

Dalam program tersebut, SOKSI akan berkolaborasi dengan kelompok nelayan setempat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Di sektor infrastruktur, organisasi tersebut juga berencana ikut mendukung pembangunan jembatan gantung dan program pompa air Merah Putih yang direncanakan hadir di Kabupaten Jember.

Bersama TNI

Tino menambahkan, pihaknya akan menjalin komunikasi dan kerja sama dengan berbagai unsur, termasuk pemerintah daerah, TNI, dan kepolisian.

Ia menyebut dukungan penuh dari Kodim Jember turut membantu proses perizinan yang selama ini menjadi hambatan.

“Ada juga program pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di setiap kabupaten, yang nantinya akan difokuskan untuk membantu pembangunan di masyarakat,” pungkasnya. (#)

  • Pewarta: Selamet Hariyadi 
  • Editor : Miftahul Rachman 
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img