16.1 C
East Java

Siapa sangka Bayi Yang Tergeletak itu Ternyata 

Loading

Jember _ Bangsalsari _ Jempolindo.id Bayi laki laki yang ditemukan tergeletak di rumah warga desa Tisnogambar Kecamatan Bangsalsari kabupaten Jember itu, ahirnya dikembalikan kepada keluarga orang tuanya.

Baca juga: Bayi Laki-Laki Ditemukan Tergeletak di Rumah Warga Tisnogambar 

Tak dinyana, rumah tempat bayi itu ditemukan, ternyata rumah Kakeknya sendiri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sodik adalah kakek bayi, yang mengetahui setelah ayah bayi A H (20) mengabarinya.

“Mbahnya (Sodik) katanya diberi tahu sama ayah bayi itu, kalau bayi yang diletakkan di depan rumahnya itu anaknya,” kata sumber media ini.

Motivnya, diduga karena perjodohannya tidak disetujui.

“Ayah Bayi itu kerja di Bondowoso, ibunya orang Wirolegi. Kabarnya, percintaannya tidak disetujui, hingga pasangan muda itu hamil diluar nikah,” ujar sumber Jempol.

Setelah sempat menginap di Puskesmas Kecamatan Bangsalsari, melalui Dinsos Kabupaten Jember mengembalikan bayi tersebut, kepada keluarga ortunya. , Penyerahan bertempat di Puskesmas Bangsalsari, pada Kamis (8/12/2022) siang.

Saat penyerahan Bayi tak berdosa itu, disaksikan Polsek Bangsalsari, Pemdes Tisnogambar, relawan serta jajaran Puskesmas Kecamatan Bangsalsari.

Dalam keterangannya, Dinsos Jember melalui Poltak Marpaung selaku Kepala Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos Jember mengatakan, Bayi itu telah diserahkan kepada kakeknya.

“Sebetulnya hari ini, andai tidak terungkap pihak Dinsos kabupaten Jember akan menyerahkan bayi tersebut ke Dinsos Provinsi Jawa timur. sebagai anak yang akan mendapat hak asuh dari negara,” terangnya.

Jempolindo, Jember, Tisnogambar, Bayi, tergeletak
Keterangan: Kasi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial  Dinsos Jember Poltak Marpaung

Poltak telah berpesan kepada kekek korban agar bayi tersebut bisa di rawat dengan baik.

“Namun, Dinsos kabupaten Jember akan tetap melakukan pantauan, perkembangan keberadaan bayi tersebut, agar tidak di terlantarkan lagi,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Bangsalsari IPTU Joko Sumargo SH membenarkan, bahwa bayi itu sudah ditemukan siapa orang tuanya.

“Hari ini kita serahkan, karena masih ada ikatan keluarga,” ujarnya.

Jempolindo, Jember, Tisnogambar, Bayi, Tergeletak
Keterangan: Kapolsek Bangsalsari Polres Jember IPTU Joko Sumargo SH

Joko menghimbau, agar kejadian serupa ke depan tidak terjadi lagi.

“Semua persoalan pasti ada solusinya, apa lagi menyangkut nasib seorang bayi. Kami menghimbau, agar jika ada permasalaha dikoordinasikan dengan pihak terkait,” tuturnya.

Mengenai kasusnya, informasi dari Polsek Bangsalsari sudah ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Jember, untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Jempolindo_ Bayi Sempat Diare

Diketahui sejak ditemukan Bayi itu, pada hari Rabu, (7/12/2022) Polsek Bangsalsari, telah menangani kasus tersebut bersama Puskesmas Bangsalsari, Pemdes Tisnogambar, serta Dinsos kabupaten Jember.

Jempolindo, Jember, Bangsalsari, Tisnogambar, Bayi Yang Tergeletak
Keterangan: Petugas Puskesmas Bangsalsari

Selama berada di Puskesmas Bangsalsari, menurut Muhammad Alwan, selaku petugas puskesmas kecamatan Bangsalsari, kondisi bayi saat ini dalam keadaan sehat dan baik baik saja.

“Sesuai amanah dari dinsos, kami sudah merawat bayi itu,” katanya.

Memang, kata Muhammad Alwan, bayi itu sempat mengalami diare.

“Namun, keadaannya sudah makin membaik,” katanya.

Mengingat kondisinya sudah mulai pulih, segera bayi itu akan diserahkan kepada keluarganya.

“Melalui dinsos adik bayi laki laki tersebut, hari ini juga akan di serahkan ke keluarga,” katanya.

Jempolindo _ Pemdes Tisnogambar Himbau Masyarakat

Jempolindo, Jember, Bangsalsari, Tisnogambar, Bayi Yang Tergeletak
Keterangan: Sekdes Tisnogambar Tubar

Melalui Tubar, selaku sekdes desa Tisnogambar menghimbau, dengan adanya kejadian ini, Pemdes Tisnogambar akan lebih terbuka lagi dalam membantu masyarakat yang mengalami masalah.

“Asal pemdes Tisnogambar di beri tahu pokok persoalannya,” pintanya.

Sedangkan, merebaknya kabar bayi yang terlantar itu, sempat mendapatkan perhatian dari kelompok relawan. Diantaranya Tania Rismawati, Warga desa Sukorejo dan Widya Ika lestari, Warga Kecamatan Puger.

Keduanya selaku perwakilan relawan mengaku telah menggalang dana kepedulian.itu Dana  untuk dibelikan beberapa kebutuhan bayi, seperti selimut, susu, pampers serta kebutuhan pokok bayi yang lainnya

“Bantuan tersebut, kami berikan langsung kepada keluarga kakek korban, yang akan mengasuh bayi itu. Kami serahkan tadi di Puskesmas Bangsalsari,” tuturnya. (Gito)

- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img