Jember – Jempolindo.id – Sarapan nasi pecel sudah menjadi tradisi orang Jawa, tak terkecuali di Kabupaten Jember. Kita menjumpai warung nasi pecel yang rekomendet di Jember.

Terdapat beberapa warung pecel yang rasanya khas, meski banyak juga yang bernama Nasi Pecel Madiun, pecel pincuk dan beragam jenis nasi pecel lainnya, tergantung selera masing – masing.
Warung yang berjualan nasi pecel di Kabupaten Jember hampir merata di seluruh pelosok, diantaranya di Pusat Kota, Jenggawah, Tanggul, Garahan Silo, dan di Tegal Besar..
Nasi Pecel, makanan khas Jawa yang terdiri dari nasi, sayuran bisa kangkung, kacang panjang, kecambah, bayam dan lainnya.
Bumbunya yang khas sudah pasti harus ada bumbu pecel yang terbuat dari kacang, yang ditumbuk halus, dicampur dengan bumbu, dengan tingkat kepedasan menyesuaikan pembeli.
Ditambah, lauk tergantung selera masing -masing, ada tempe, medoan, medol, telor, daging ayam atau daging empal.
Seperti warung nasi pecel cak Andik, di seputaran perumahan Tagal Besar, sudah buka sejak pukul 5 pagi, tetapi biasanya pukul 09.00 sudah habis terjual.
Pembeli harus antri untuk mendapatkan sarapan pagi, karena memang rasanya yang khas, Warung Pecel Cak Andik itu banyak pelanggannya.
Sejak kapan jenis kuliner ini mulai dikenal ?,. Jika melihat riwayatnya, dipastikan kuliner ini sudah ada sejak jaman Belanda, sebagai makanan khas orang Jawa pada umumnya.
Kabarnya, Nasi Pecel juga sudah ada di Negara manca, termasuk di Negara Suriname, yang memang keberadaan orang Jawa disana karena di bawa Kolonial Belanda. (#)