Jember – Jempolindo.id – Untuk meningkatkan Pelayanan publik, Pemkab Jember membuka Uji Coba Pelayanan Terbatas, melalui Mall Pelayanan Publik (MPP). Hal itu disampaikan Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, di gedung BSG (Balai Serba Guna) Kaliwates Jember, pada selasa (01/11/2022) siang.
“Mulai kemarin kita sudah melakukan uji coba mall pelayanan publik, tapi terbatas, masih ada 7 OPD, kami masih belajar,” kata Bupati Hendy, saat doorstop dengan sejumlah wartawan usai acara peninjauan pelayanan tersebut.
Menurut Bupati Hendy, pihaknya terus belajar untuk melayani masyarakat dengan cepat dan benar
“Sambil belajar kami, sambil berlatih untuk bagaimana pelayanan disini bisa terintegrasi secara tepat dan cepat,” kata Bupati Hendy.
Namun, jelas Hendy, meskipun ada MPP tentunya untuk pelayanan tertentu itu membutuhkan waktu, yang akan terjawab melalui pelayanan di satu tempat.
Selain itu, lanjut Hendy, di mall pelayanan publik tersebut, warga masyarakat dipermudah dalam mengurus kebutuhannya.
“Karena disini ada 31 Kecamatan, ngurusi di Kecamatan mana saja bisa, sebab 31 Kecamatan jadi satu tempat disini,” jelas Hendy.
Sebenarnya, kata Hendy menunya cukup banyak, hanya saja untuk taraf belajar, mulai dari menu yang termudah.
“Jika ada masyarakat ada yang membutuhkan pelayanan diluar menu yang sudah ada, maka bisa saja kita layani, hanya saja dibutuhkan koordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya.
Adapun uji coba pelayanan terbatas tersebut,menurut Bupati Hendy, akan di laksanakan dua atau tiga bulan kedepan.
“Harapannya, tahun 2023 kita pastikan sudah harus launching,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial Akhmad Helmi Luqman, S Sos menegaskan, bahwa layanan terbatas merupakan ihtiar Pemkab Jember untuk memberikan layanan minimal, kepada masyarakat Kabupaten Jember.
“Ini merupakan ihtiar untuk memperbaiki layanan,” ucap Helmi.
Menurut Helmi, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bupati Hendy, sangat tepat dalam mengambil sikap untuk berusaha terus memperbaiki pelayanan terhadap masyarakat
“Saya pikir ini langkah berani Pemerintah Kabupaten Jember, untuk bisa memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat,” ujarnya.
Helmi berharap, dengan digelarnya uji coba pelayanan tersebut, akan menjadi langkah awal untuk menjadi lebih baik.
“Ini merupakan patokan, paling tidak menjadi embrio mengawali perbaikan pelayanan kepada masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya. (Agung)