17.4 C
East Java

Dispendukcapil Kabupaten Jember menggelar sosialisasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan

Loading

JEMBER – Dispendukcapil Kabupaten Jember menggelar sosialisasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Sosialisasi diikuti oleh 62 operator dan 31 kepala seksi pelayanan umum. Hadir juga Asisten 1 bidang Kesra Syafi’i, Kabid SIAK Dra Sartini, MM. Acara dibuka oleh Bupati Ir H Hendy Siswanto ST.IPU di Aula PB Sudirman, Rabu, (9/3/2022) Pagi.

Sosialisasi didanai APBD 2022, pada pos program penunjang Pemerintah Daerah Kabupaten Jember.

Dispendukcapil Kabupaten Jember
Caption : Kadis pendukcapil Kabupaten Jember, Isnaeni Dwi Susanti SH MSi, dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi itu untuk menyatukan persepsi pelayanan dengan menggunakan aplikasi SIAK.

Kadis pendukcapil Kabupaten Jember, Isnaeni Dwi Susanti SH MSi, dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi itu untuk menyatukan persepsi pelayanan dengan menggunakan aplikasi SIAK.

“Kegiatan ini wajib kami lakukan meskipun dulu sudah ada aplikasi di setiap Kabupaten,” jelas nya.

Dengan SIAK yang terpusat kata Santi maka database di Jember bisa terkoneksi dengan Kementrian Dalam Negeri, database bisa real-time, dalam rangka keamanan data lebih terjaga, terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia,  terintegrasi dengan semua pelayanan publik.

Pada acara itu dilaksanakan secara luring dan daring.

“Kami berkomitmen melayani Adminduk warga Jember tanpa kecuali dengan mudah cepat dan gratis. Ke depan akan ada e-KTP digital,” kata  Isnaeni yang juga merangkap Plt Kadinsos Pemkab Jember itu.

Sementara Bupati Hendy dalam keterangannya mengapresiasi kinerja Dispendukcapil.

“Atas nama Pemkab saya mengucapkan terimakasih kepada kadispendukcapil dan semua operator. Selama ini sudah mencatat dan melayani penduduk terbanyak ketiga di Jatim. Ini akan membuat semangat lagi bagi operator,” ucap Bupati Hendy.

Menurut Hendy, semakin maju negara, yang diperlukan adalah database kependudukan.

“Operator dapat amanah dari Alloh, sekarang di posisi pelayanan masyarakat. Operator diberi tugas mengawal haknya masyarakat Jember. Itu tugas yang luar biasa. SIAK tergantung kepada operator,” tegasnya.

Bupati Hendy juga menekankan motivasi pelayanan para operator SIAK terpusat itu.

“Jember ini masih kekurangan data yang valid, kami sedang mengupdate,” kata Hendy.

Sehebat apapun aplikasinya, kata Hendy kalau tidak digunakan juga tidak ada artinya. Jika operator salah input maka hak warga tidak terpenuhi.

“Kepada para camat agar memperhatikan para operator yang ditugaskan di Kantor Kecamatan,” pungkasnya. (Agung)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img