21.8 C
East Java

Saat Masa Pandemi Petani Jember Produksi 377.453 ton gabah

Loading

JEMBER – JEMPOLINDO.ID – Selama masa pandemi Covid-19, Petani Jember masih mampu memproduksi padi. Tercatat, hingga bulan april 2021, Kabupaten Jember berhasil mencatat produksi padi sebesar 377.453 ton gabah kering giling (GKG). Produksi ini setara dengan 217.869 ton beras

Hal itu terungkap saat   Rapat Koordinasi Ketersediaan Beras Dan Stabilisasi Harga Gabah di Kabupaten Jember yang dihadiri Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, Wakil Bupati Jember, KH. MB. Firjaun Barlaman dan diikuti Asisten dan beberapa Kepala OPD terkait, pengusaha penggilingan Gabah dan Perwakilan Kelompok Tani, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember, Hestu Wibowo di Pendopo Wahya Wibawagraga, Jumat (28/05/2021).

Memperhatikan besarnya potensi produksi pertanian di Kabupaten Jember, Bupati Jember, Hendy berkeinginan, berkeinginan agar petani yang selama ini hanya bisa menjual gabah kepada pedagang atau tengkulak, ke depan akan diarahkan agar menjual beras hasil produksi budidaya pertaniannya.

Tujuannya agar petani dapat meningkatkan pendapatannya dari nilai tambah, dari menjual gabah menjadi menjual beras. Karenanya, Pemkab Jember akan memberikan edukasi, termasuk diantaranya dengan membentuk tim khusus.

“Kami diskusikan bersama bagaimana petani ini bisa bertani dengan biaya terjangkau dan menjual berasnya dengan harga yang menguntungkan bagi petani, kami bentuk tim khusus untuk tujuan ini,” kata Bupati Hendy.

Tim Khusus tersebut, nantinya akan bekerja untuk memberikan kepastian harga bagi petani, dan memastikan kualitas beras yang dihasilkan.  Lebih jauh, Hendy juga mentargetkan agar Kabupaten Jember  menjadi lumbung beras nasional. (*).

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img