Jempolindo _ Menagih Janji
Padahal, pada saat pertemuan antara Bupati Jember dan PTGS, menurut Nur Hasan Bupati Hendy memberikan kesempatan kepada warga Puger, untuk melakukan penambangan di Gunung Sadeng.
“Tetapi masalahnya, kami tidak mengantongi perijinan. Sehingga tidak ada pemilik alat berat yang bersedia menyewakan alat beratnya. Karena tidak mendapatkan pijaman alat berat, kami tetap saja mengalami kesulitan,” ujarnya.
Sudah lebih dua tahun, kata Nur Hasan, sekitar 3000 Warga Puger, yang biasanya bekerja sebagai pengrajin pembakar batu kapur (Tumangan) sudah tidak bisa bekerja lagi.
“Karena kami sulit mendapatkan bahan baku, yang biasanya kami dapatkan dari penambang Gunung Sadeng,” ujarnya.
Sementara, kata Nur Hasan penambang besar seperti PT Imasco Asiatic , sebuah perusahaan asal Cina, terlihat terus bekerja melakukan penambangan.
“Sedangkan kami, tetap tidak mendapatkan kejelasan. Padahal,dari hasil pertemuan kemarin, katanya kami akan diberikan perlindungan dan jaminan adanya ketersediaan bahan baku,” ujarnya.
Jika tuntutannya tetap tidak dikabulkan, menurut Nur Hasan, maka warga Puger akan menggelar aksi lebih besar.
“Kalau tuntutan kami tetap tidak dikabulkan, maka kami akan menggelar aksi dengan memblokade jalan,” tegasnya.
Lanjut ke halaman berikutnya —>