Jember _ Jempolindo.id _ Sebagai upaya membangun sinergi antara Perum Perhutani dan Masyarakat sekitar hutan, RPH Sumber Klopo BKPH Lereng Hyang Barat KPH Jember, terus berupaya terlibat aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan yang ada di Wilayah kerjanya.

Salah satu wujud kebesamaan antara Perum Perhutani dan masyarakat, menurut Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Sumber Klopo Kusno, bukan hanya dalam hal pengeloloaan hutan, melainkan dalam setiap kegiatan yang ada di masyarakat sekitar, pihaknya berupaya untuk terlibat aktif.
Seperti, yang baru saja dilakukannya, yakni pembangunan Masjid Baitul Amin, dusun Bedahan Toko Desa Curahkalong, Kecamatan Bangsalsari Jember.
“Kami bersama sekira 400 orang masyarakat, bersama – sama, melakukan renovasi perbaikan masjid Baitul Amin,” ujar Kusno
Kondisi Masjid Baitul Amin, menurut Kusno memang sudah waktunya untuk dilakukan renovasi. Selain kondisinya sudah cukup tua, kapasitas daya tampung jamaah juga perlu diperbesar.
“Mengingat perkembangan jaman, dan pertambahan jamaah yang memanfaatkan masjid itu untuk ibadah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kusno menjelaskan, kebersamaan antara masyarakat dan Perum Perhutani, diperlukan agar konsep Hutan Lestari dapat dijalankan sebagaimana mestinya.
“Karena gak mungkin, kami (Perum Perhutani) hanya bergerak sendiri dalam merawat hutan yang ada, kami butuh bersama – sama masyarakat,” ujar Kusno, saat dikonfirmasi Jempolindo, pada Sabtu (24/12/2022) malam.
Hamparan hutan yang berada di bawah kendalinya, sekitar luasan 5700 hektar, kata Kusno harus mendapatkan sentuhan tata kelola yang lebih baik, sehingga tetap terjaga kelestariannya.
“Itulah mengapa, kami berusaha untuk membangunkan kesadaran masyarakat agar fungsi hutan dapat lebih optimal,” ujarnya.
Pada era menjelang reformasi, kata Kusno kawasan tersebut sempat rusak parah, akibat euforia reformasi, sehingga terjadi penebangan liar, yang mengakibatkan kerusahakan hutan.
“Namun, kini sudah mulai pulih kembali, setelah kami terus berupaya agar masyarakat juga turut serta dalam menjaga dan merawat kelestarian hutan,” katanya.
Kedepan, Kusno berharap bahwa sinergisitas antara Perum Perhutani Jember dan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Sehingga hutan dapat berfungsi optimal. Bukan saja sebagai penghasil kayu, namun masih banyak potensi hutan yang belum dikelola dengan baik.
“Kami berharap, agar hutan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan,” tegasnya. (Gilang)