Jember – Jempolindo.id – Pengurus Baru Baznas Kabupaten Jember dilantik Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto di Pendopo Wahyawibawagraha Kabupaten Jember, Senin (27/09/2022) pukul 10.00 WIB.
- Adapun Susunan Pengurus Baznas Periode 2022 – 2027:
- Ketua : Saifullah Hudi
- Wakil Ketua 1 Bidang Pengumpulan Zakat M. Rasyid
- Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian dan Pemberdaya gunaan Zakat, Abdul Azis
- Wakil Ketua 3 Bidang Pengelolaan, Perencanaan keuangan & Pelaporan Amiruddin
- Wakil Ketua 4 Bidang Pengelolaan SDM Akhmad Rudi M (Pengelolaan SDM)
Melalui Wakil Ketua Bidang Bidang Pendistribusian dan Pemberdaya gunaan Zakat Abdul Azis menjelaskan, usai dilantik sebagai pengurus Baznas Kabupaten Jember, masih banyak yang harus dilakukan, diantaranya penguatan kelembagaan, yang dinilainya menjadi target utama agar organisasi bisa berjalan seperti yang diinginkan bersama.
“Saya yakin kepengurusan periode sebelumnya sudah bagus, hanya saja masih ada juga yang masih dilakukan penguatan, agar semua SSM yang ada dapat lebih optimal mengemban amanah,” ujar Azis, yang dikonfirmasi melalui jaringan WhatsApp.
Selain penguatan kelembagaan, Azis juga menyebut pentingnya kantor, sebagai tempat koordinasi dalam menjalan fungsinya sebagai Badan Pengelola Zakat.
“Kantor lama, kabarnya pinjam rumah dinas milik DPRD Jember, karenanya Kita masih upayakan kantor yang baru, yang lebih representatif,” ujarnya.
Lebih lanjut, Azis memaparkan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah pada tingkat nasional.
Menurut Azis, peranan BAZNAS Kabupaten Jember sangat strategis sebagai mitra kerja pemerintah kabupaten Jember, dalam menanggulangi permasalahan yang ada, khususnya dalam ruang lingkup kerja Baznas.
“Hanya saja, diperlukan kepastian regulasi, karenanya kami akan segera audiensi dengan Bupati Jember, untuk membuat regulasi tentang penarikan zakat, terutama di OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember,” ujarnya.
Azis mengakui, performa Baznas Jember masih kalah jauh, jika dibandingkan dengan Kabupaten lainnya di Jawa Timur.
” Iya untuk pengumpulannya, Sama lumajang aja kalah jauh, Memang Lumajang lebih awal terbentuk Baznas, menurut catatan yang ada, Pernah Tahun 2019 kita pada posisi pengumpulan 2,4 M, Lumajang waktu itu sudah 7 M,” paparnya.
Terlebih dengan adanya dukungan kebijakan Pemerintah setempat, menurut Azis, maka pengumpulan zakat di Kabupaten Lumajang malah semakin mudah.
“Seperti kemarin, Lumajang ada bencana, kebijakan Bupati Lumajang, semua bantuan harus masuk rek Baznas, Jadi ya tambah bengkak, semua tergantung kebijakan Pimpinan,” tandasnya. (#)