Jember _ Jempolindo.id _ “Saya dedikasikan penghargaan ini, Kepada Masyarakat Desa Jubung, yang telah memiliki kesadaran untuk membangun desanya,” ujar Kepala Desa Jubung Bhisma Perdana, saat dihubungi Jempolindo usai menerima penghargaan Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto ST IPU, di Bandara Notohadinegoro, pada Senin (02/01/2023) siang.
Baca Juga : Desa Kemuningsari Desa Bebas dari Buang Air Besar Sembarangan
Penghargaan dalam katagori Desa Open Defecation Free (ODF) atau (SBS) Stop Buang Air Besar Sembarangan itu, menurut Bhisma merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintahan Desa Jubung, terutama Tim Penggerak PKK, Posyandu, RT/RW, yang telah berhasil memotivasi masyarakat.
“Tentu ini merupakan hasil sinergi, kolaborasi segenap pihak, termasuk instansi samping, yang telah bersedia bersama – sama melakukan upaya untuk menyadarkan masyarakat,” ujarnya.
Bhisma yang sudah menjabat sebagai Kepala Desa Jubung selama tiga periode itu menyadari, bahwa untuk merubah pola kebiasaan masyarakat, bukanlah mudah, melainkan dibutuhkan waktu panjang dan upaya bersama.
“Selama ini kami menekan terbangunnya kesadaran kolektif, termasuk menjaga lingkungan masing-masing, dengan cara memberikan contoh,” katanya.
Penghargaan itu, menurut Bhisma merupakan hasil Survey Dinas Keseshatan Jember, berdasarkan indikator setiap rumah sudah memiliki jamban.
“Dari sekira 3000 kepala keluarga,tinggal kurang dari 5 persen warga yang belum tmemiliki jamban. Untuk itu, pada tahun 2023, kami berharap sudah bisa tuntas semua rumah memiliki jamban,” tegas Bhisma.
Bhisma optimis, target itu bakal bisa dituntaskan, dengan pola kerjasama antar segenap instansi terkait, sehingga akan mempercepat proses penyelesaian program.
“Kami juga akan mengusulkan program MCK (Mandi Cuci Kakus), bekerjasama dengan Dinas Cipta Karya Jember, serta instansi terkait lainnya,” tandasnya.
Bukan hanya menyelesaikan program ODF, namun menjelang akhir masa jabatannya (2024) Bhisma juga mencanangkan program peningkatan ekonomi masyarakat Desa Jubung, dengan melakukan pemberdayaan UMKM.
“Itupun secara bertahap sudah kami lakukan, namun masih perlu terus dipacu, sehingga ekonomi masyarakat dapat lebih tumbuh dan berkembang,” pungkasnya. (Gilang)