16.8 C
East Java

Akibat Erupsi Gunung Semeru, Puluhan Warga Asal Lumajang Mengungsi Ke Jember

Loading

JEMBER – Akibat Erupsi Gunung Semeru, sebanyak 34 warga Lumajang, mengungsi.  Erupsi Gunung Semeru yang disertai dengan hujan abu vulkanik cukup tebal, terjadi pada hari Sabtu (4/12/2021) sore.

Diketahui, 34 warga tersebut mengungsi ke rumah saudaranya di Kecamatan Kencong Kabupaten Jember.

Kapolsek Kencong AKP Adri Santoso memaparkan, data dari Polsek Kencong sementara baru tercatat ada 30 orang.

“Untuk data yang valid di Desa Cakru dan Wonorejo, totalnya 30 orang,” ucap Andri, Selasa (7/12/2021).

“Sementara itu untuk satu Desa lagi, Desa Kraton ada 4 orang itu masih kami data,” sambungnya.

Kata Adri, selama berada di Jember warga Lumajang itu statusnya sebagai pengungsi.

Sehingga, Muspika setempat nantinya akan berkoodinasi dengan Pemkab Jember untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga Lumajang itu.

“Karena berstatus sebagai pengungsi dan butuh pertolongan. Seperti untuk makan, asupan gizi bagi bayi dan lansia dan juga nutrisi bagi ibu menyusui yang juga ada dalam daftar pengungsi itu,” ujarnya.

Adri juga menambahkan, para pengungsi itu statusnya berada di rumah saudaranya.

Pengungsi itu adalah warga Dusun Bulakmanggis RT 10 RW 3, Desa Sumberejo, Kecamatan Candipuro; Dusun Karanganyar, Desa Njarit, Kecamatan Candipuro, dan Dusun Curah Kobokan, Desa Supit Urang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang.

“Mereka (para pengungsi) tinggal di rumah saudaranya, karena mengaku masih trauma. Mereka berangkat ke sini dibantu relawan dan untuk sementara berada di tempat aman di wilayah kami (Kecamatan Kencong),” ungkapnya.

“Para pengungsi itu terdiri dari anak-anak, remaja, dewasa, dan juga ada yang lansia,” imbuhnya.

Terpisah, salah seorang pengungsi Warga Dusun Bulak Manggis, Desa Candipuro, Darmuji (53) mengaku masih trauma dengan kejadian erupsi Gunung Semeru Sabtu sore (4/12) kemarin.

“Sejujurnya saya masih trauma, tapi alhamdulillah masih ada saudara di Jember. Sementara saya di sini,” kata Darmuji saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Di rumah saudaranya, Darmuji tidak sendiri. Tetapi juga bersama sejumlah warga yang selamat dari kejadian erupsi Gunung Semeru.

“Untuk orang dewasa ada 19 orang, dan anak-anak ada 4 orang bersama bayi umur 3 tahun,” pungkasnya. (fit)

Table of Contents
- Advertisement -spot_img

Berita Populer

- Advertisement -spot_img