Warga Jember Keluhkan “Jeglongan Sewu”, Ini Jawabannya

  • Bagikan
Warga Jember
Ket Foto : Saat Jagongan PWJ Asyik, Rabu (02'06/2021)

JEMBER – JEMPOLWarga Jember sudah cukup lama keluhkan rusaknya jalan. Karenanya, Pemkab Jember mencanangkan pembangunan jalan di Kabupaten Jember sepanjang 1080 Km.  Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumberdaya Air (PU BM SDA) Kabupaten Jember, merencanakan  bakal selesai menggarap seluruh nya pada ahir tahun 2021. Hal itu terungkap saat jagongan asyik yang digelar Perserikatan Wartawan Jember (PWJ) Asyik di Yayasan Roudlatul Muta’allimin (Yasrama) Baratan Jember, Rabu Malam (2/06/2021).

Saat jagongan yang dipandu Ketua PWJ Kustiono Musri dan Sekretaris PWJ Rio, agar tahapan pembangunannya sesuai dengan harapan, Plt Kepala Dinas PU BM SDA Rahman Anda berharap, masyarakat turut terlibat aktif ikut mengawasinya.

“Dengan demikian, maka kalau pekerjaan sesuai dengan tahapan,kita bisa ucapkan selamat tinggal Jengglongan sewu,” katanya.

Diketahui, Dinas PU BM SDA, sudah memulai tahapan itu mulai dari perencanaan, uji coba material pengaspalan, yang dilakukan di empat titik, untuk memastikan kualitas aspal yang disediakan Perusahaan AMP (Aspalt Mixing Plan), yang akan menjadi mitra.

“Perusahaan AMP itu yang akan mensuplai kebutuhan aspal. Ada 12 AMP yang masuk kegiatan kita, ada 5 berasal dari Jember, 7 dari luar Jember, yang sedang menjalani uji laboratorium independen, yang harapannya akan menjadi acuan dalam penyediaan aspal,” katanya

Selanjutnya, tahap awal, kata Rahman pengerjaannya melalui penunjukan langsung (PL) sebanyak 262 paket ruas jalan, atau sekira 60 Kilo meter, yang pengusaha penyedia jasanya akan diundang untuk memastikan kemampuan serta kualifikasinya.

Pekerjaan melalui PL itu,kata Rahman untuk pekerjaan perawatan jalan yang tidak mengalami rusak parah.

“Insyaallah, minggu depan sudah kita proses pengadaannya, setelah 7 hari selesai, kita pertengahan juni sudah teken kontrak, setelahnya bisa langsung bekerja,” tegas Rahman.

Sedangkan untuk pengerjaan jalan rusak sedang dan parah, Rahman menjelaskan tahapan lelangnya baru kan dilaksanakan pada pertengahan Juni 2021.Selanjutnya, setelah proses lelang selesai 14 hari kemudian baru akan teken kontrak.

“Kurang lebih 400 km menggunakan skema kontrak tahun jamak, yang akan dilaksanakan pada awal juli. Lama pengerjaannya, ditargetkan sekitar 3 – 4 bulan selesai digarap,” tegasnya.

Sedangkan untuk pengerjaan dengan tahun jamak,sedang akan dilakukan perencanaan pada bulan Juli 2021, sudah didapat perencananya. Baru pada awal Sepember 2021, akan dilakukan proses pemilihan,sedang kontraknya akan dilakukan pada bulan oktober 2021.

“karena memang lebih kompleks, dan rusaknya jalan agak berat,sehingga semua harus dilakukan secara berhati – hati. Pengerjaannya juga harus terintegrasi dengan pembangunan sarana pendukung, seperti drainase. Harapannya, sepanjang 1080 Km pada bulan desember 2021 sudah selesai tergarap,” ungkapnya.

Ketua Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto, yang menjadi narasumber pada acara itu, menjelaskan semua tahapan yang sedang dilakukan Pemkab Jember terkait rencana pembangunan jalan di Kabupaten Jember, merupakan tekad dari Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember KH MB Firjaun Barlaman menjawab janji kampanyenya.

“Pembangunan jalan itu, bukan sekedar memenuhi janji kampanye, tetapi juga untuk kepentingan peningkatan pembangun dari berbagai sektor pembangunan ekonomi,” katanya.

David juga turut mendukung gagasan Dinas PU BM SDA, yang akan membukan Hot line pengaduan masyarakat, agar turut berpartisipasi  sehingga seluruh tahapan pembangunan lebih berkualitas.

“Tapi pengaduannya juga yang objektif, dan kami berharap semua elemen masyarakat bisa bersinergi, termasuk juga pengusaha pemilik angkutan yang menggunakan jalan, mohon pengertiannya, untuk turut merawat jalan,” pungkasnya. (wildan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *