Renungan Hari Lahir Pancasila, Kader Bela Negara Sarankan Perbanyak Tugu Pancasila

  • Bagikan

JEMBER _ JEMPOL _ Renungan Hari Lahir Pancasila, yang jatuh tepat tanggal 1 juni, Koordinator Aliansi Kerukunan Millenial Jember (AKMJ) Kholilurrahman, menyarankan agar memperbanyak Tugu Pancasila dan UUD 1945. Minggu (30/05/2021).

Kholil mengamati, dulu banyak Tugu Pancasila dan UUD 1945 yang berdiri disamping kanan kiri jalan.

“itu bagus buat edukasi generasi muda,” ujarnya.

Menurut Kholil, maraknya pertikaian antar perguruan silat, yang belakangan terjadi di Kabupaten Jember, merupakan bukti, bahwa pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila semakin merosot.

“Fakta itu sepatutnya menjadi renungan bersama, seluruh lapisan masyarakat Jember khususnya,” katanya.

Kuatnya gesekan itu, kata Kholil menunjukkan semakin menguatnya kepentingan individu dan kelompok, dibanding kepentingan bersama.

“ini sudah mengabaikan sila ke 3 Pancasila, persatuan dan kesatuan Indonesia,” tuturnya.

Jika pemerintah membiarkan bibit-bibit anarkisme terus tumbuh berkembang, menurut politisi Nasdem itu, akan berdampak pada runtuhnya nilai-nilai kebangsaan.

“Ya sama saja membiarkan generasi millenial terjerumus ke dalam pertikaian yang berkepanjangan.. Inj bom waktu,” ujarnya.

Seraya menyitir pesan Bung Karno, yang mengatakan, “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri”.

Sebagai generasi muda, Kholil merasa prihatin atas terjadinya makin menguatnya pergesekan dikalangan anak muda., yang seolah terjadi pembiaran, dengan alasan kepentingan apapun.

“pada dasarnya, sama halnya dengan sengaja telah mengesampingkan bangsa dan negara, dibanding kepentingan kelompok dan individunya,” ujarnya.

Untuk itu, Kholil meminta agar pemerintah pada semua tingkat, hadir untuk menanggulangi berbagai permasalahan, yang bisa menjadi ancaman disintegrasi bangsa.

“Pemerintah harus hadir, dan tidak boleh ada pembiaran atas ancaman keutuhan bangsa, sekecil apapun,” tegasnya.

Lulusan Akademi Kader Bela Negara itu, juga berharap, pemerintah daerah mulai memprioritaskan penanaman nilai -nilai Pancasila, melalui pembekalan kader bela negara.

” Alangkah baiknya, Bakesbangpol mulai memerankan diri sebagai lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam penanaman cinta tanah air,” pungkasnya. (Wildan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *