Pesan Jokowi Kepada Bupati Hendy : ”Rakyat Menunggu Manfaatnya”

  • Bagikan
Pesan Jokowi
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan pernyataan itu saat Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2021, yang diadakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang diikuti jajaran Menteri, TNI, Polri dan Kepala Daerah seluruh Indonesia.

JEMBER – JEMPOLPesan Jokowi, saat Bupati Jember Ir. H.Hendy Siswanto dan beberapa Kepala OPD di Kantor Pemkab Jember,  mengikuti Rakor nasional bertajuk “Kawal Efektifitas Belanja, Pulihkan Ekonomi” tersebut.  Kata Jokowi, Rakyat menunggu manfaat dari hasil percepatan pemulihan ekonomi nasional, pada tahun 2021. Harapannya,  pada kuartal pertama, pertumbuhan ekonomi minus 0,74 %, kuartal kedua, target pemerintah kurang lebih 7 %. Untuk itu pemerintah menyiapkan dana pemulihan ekonomi nasional sebesar hampir 700 trillyun.

“Mengikuti prosedur itu penting, tapi lebih penting tercapainya target yang telah diterapkan, karena yang ditunggu rakyat adalah hasilnya, manfaatnya,” Presiden RI Joko Widodo menyampaikan pernyataan itu saat Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2021, yang diadakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang diikuti jajaran Menteri, TNI, Polri dan Kepala Daerah seluruh Indonesia. Kamis (28/05/2021)

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, saat membuka acara tersebut di Istana Kepresidenan Bogor. Kamis (26/05/2021) menyampaikan, bahwa  menjadi suatu keharusan, melaksanakan setiap program harus sesuai prosedur yang sudah ditetapkan. Tetapi tak kalah pentingnya, kalau bisa melaksanakan program sesuai sasaran yang hendak dicapai.

Arahan Joko Widodo itu,  terkait Program Percepatan Belanja Pemerintah, guna mencapai target percepatan pemulihan ekonomi nasional pada tahun 2021 ini.

“Mengikuti prosedur itu penting, tetapi jauh lebih penting adalah tercapainya target yang telah ditetapkan,” pesan Presiden Jokowi

Ditegaskan presiden, setiap rupiah yang dibelanjakan pemerintah harus bermanfaat. Presiden berharap, dalam hal pengawasan, dipastikan tidak ada satu rupiah pun yang salah sasaran.

Anggaran Rp 700 trilliun yang telah disiapkan pemerintah untuk pemulihan ekonomi harus direalisasikan secara cepat dan tepat sasaran. Agar pelaksanaan program ini bisa berjalan efektif. Hal itu membutuhkan komitmen yang kuat serta manajemen yang baik.

“Itu semua harus ditindaklanjuti sampai ke akar-akarnya, sehingga tidak terjadi masalah yang sama di tahun-tahun berikutnya,” pesan Jokowi.

Dalam amanatnya Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa peran utama pengawasan adalah menjamin tercapainya tujuan, baik tujuan pemerintah, program, dan belanja anggaran secara akuntabel, efektif dan efisien.

“Pengawasan harus menjamin tidak ada yang disalahgunakan, saya tidak akan memberikan toleransi sedikitpun terhadap penyelewengan, terutama dimasa pandemi seperti ini, ” tuturnya. (wildan)

  • Bagikan