Luncurkan Layanan KB MKJP, Bupati Jember Bersama BKKBN Jatim

  • Bagikan
Luncurkan Layanan KB MKJP
Keterangan Foto : Bupati Jember Hendy Siswanto meluncurkan layanan KB MKJP di Desa Seputih Kecamatan Mayang

JEMBER – JEMPOL – Luncurkan layanan KB MKJP ( Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) di klinik Harapan Sehat Desa Seputih Kecamatan  Mayang, Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto bertujuan agar pelayanan KB (Keluarga Berencana)  bisa bermanfaat secara intensif buat masyarakat Kabupaten Jember. Peluncuran secara serentak, untuk beberapa Kecamatan lainnya. Rabu (26/5/2021).

Saat acara itu, turut hadir juga Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, Muspida, Ketua TP PKK, Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan, Anak Dan KB ( DP3AKB) Jember, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim di Jember dan Camat Sekabupaten Jember.

Layanan KB MKJP, kata Bupati Hendy,  merupakan kolaborasi dana APBD dan Dana DAK BOKB, dengan layanan itu, Pemkab Jember dan Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim akan mensuport pelaksanaan pelayanan KB agar masyarakat memperoleh pelayanan KB dengan baik.

“Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim akan mensupport kebutuhan alat kontrasepsi secara gratis dan mengirimkan 53 penyuluh untuk Jember, Pemkab Jember sendiri tidak akan tinggal diam, juga akan memerintahkan OPD – OPD, turun ke lapangan,  untuk menjadi penyuluh,” kata Bupati Hendy.

Saat meluncurkan program  itu,  juga dilakukan pelayanan KB pada 133 orang. Bupati berharap, agar 2,6 juta jiwa penduduk Jember, menjadi keluarga berkualitas, tanpa menambah anak, lebih dari dua.

“Kita bukan buat anak saja,” imbuhnya.

Saat memberikan sambutan, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, S. Teguh Santoso menyampaikan, bahwa Pemerintah terus berupaya keras untuk melaksanakan kebijakan bidang pengendalian penduduk ( Dalduk) dan KB dengan Program Bangga Kencana. Tahun 2021,  pemerintah mengalokasikan DAK fisik dan non fisik kepada pemerintah Kabupaten/Kota Jawa Timur sebesar Rp 252,5 M.

“Harapan kami, dukungan ini dapat bermanfaat  maksimal, untuk mendukung Pemda dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan KB,” harapnya Teguh.

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan, BKKBN juga akan menjamin terpenuhinya Alata dan obat Kontrasepsi (alokon) KB di Jember, sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan KB dengan baik.

Untuk mencapai tujuan itu, Teguh menegaskan akan memperbantukan 53 penyuluh di Kabupaten Jember, agar terjadi percepatan Bidang Dalduk dan KB.

“Mohon kiranya bapak Bupati dapat mengalokasikan tambahan tenaga lapangan untuk difungsikan sebagai tenaga KB,” harapnya.

Teguh  optimis, program Bangga Kencana Kabupaten Jember akan berhasil dengan baik karena memiliki pemimpin daerah yang memiliki komitmen tinggi dengan motto Wayae Mbenahi Jember,” tegasnya.

Dorongan pemerintah terhadap klinik swasta, mendapat respon positip dari Direktur Klinik Harapan Sehat Mayang, dr. H. Moh. Hisyam Rifqi, yang biasanya menempatkan fasilitas pelayanan hanya kepada layanan kesehatan kepada lembaga milik pemerintah saja.

Untuk itu, pihaknya berharap, agar pemerintah juga bis merangkul  Klinik- klinik swasta lainnya, untuk turut serta mensukseskan program pemerintah terutama bidang kesehatan.

“Harapan saya,  dengan mendukung program pemerintah pusat, yaitu tercapainya universal hit coverage. Salah satunya dengan pelayanan KB ini. Kebetulan untuk angka AKI dan AKB di Kabupaten Jember yang masih tinggi, memang perlu dukungan semua sektor, baik Dinas Kesehatan, BKKBN dan lintas sektor, salah satunya adalah menurunkan angka kelahiran di kabupaten Jember.” Ujarnya.

Hisyam juga menjelaskan, Klinik Harapan Sehat Mayang saat ini punya 10 kamar rawat inap, kedepan akan meningkatkan menjadi rumah sakit type C, pertimbangannya, karena di wilayah timur belum ada RS swasta.

“Jika  jadi rumah sakit, masyarakat tidak perlu jauh untuk memperoleh pelayanan kesehatan,” Pungkasnya. (wildan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *