Desakan Kartekerkan KONI Jember Menguat Atasi Konflik Kepengurusan

  • Bagikan
KONI Jember
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jember Siswono (kanan) dan Ketua Umum Cabor Arung Jeram Drs H Winarto, Mpd (Kiri)

Jember – Jempol – Desakan Karteker kan KONI Jember Menguat, Ditengah Menghangatnya Konflik Kepengurusan.  Seperti disampaikan Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jember Siswono yang  mendesak Bupati Jember  Ir  H Hendy Siswanto,  untuk proaktif turun tangan menyelesaikan konflik kepengurussan KONI Jember.

Menurut Siswono, jika konfik  kepengurusan dibiarkan berlarut – larut, maka akan berdampak pada stabilitas organisasi. Apalagi Kabupaten Jember, ditunjuk menjadi tuan rumah pembukaan  Pekan Olah Raga Provinsi ke V. Hal itu disampaikan Siswono saat dikonfirmasi wartawan di DPRD Jember, Rabu (19/05/2021) siang.

Solusinya, Kepenurusan KONI Jember dapat segera di kartekerkan, sehingga tidak mengganggu semua tahapan persiapan menghadapi agenda PORPROV.

“Karenanya, kami berpendapat Bupati Jember harus segera ambil sikap, agar kepengurusan KONI Jember dapat segera tertanggulangi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, kepengurusan Koni Jember sedang mengalami krisis ketidak percayaan dari 31 Cabang Olah Raga anggota KONI Jember, yang mengajukan mosi tidak percaya atas kepemimpinan Abdul Haris Afianto, SH.

Berdasarkan beberapa sumber, Alfin dinilai kurang cakap memimpin KONI Jember, yang selama kepemimpinannya tidak menggelar rapat bulanan dan tahunan, sebagaimana kewajiban organisasi. Atas kesalahan itu, sebagaimana ketentuan AD/ART KONI pasal 36, sejumlah 31 Cabor dari 33 Cabor anggota KONI Jember, mengajukan MUSORKABLUB. Jumlah itu sudah lebih dari 2/3, sebagai syarat mengajukan MUSORKABLUB.

Hanya saja, usulan menggelar  MUSORKABLUB KONI Jember,  sempat tertunda setelah terbitnya surat dari KONI Jawa Timur, pada tanggal 17 Mei 2021,  yang mengisaratkan MUSORKABLUB  bisa digelar setelah ada evaluasi dari KONI Jatim. Sehinga agenda MUSORKABLUB KONI Jember berubah menjadi Konsolidasi Cabor, pada Hari Selasa (18 Mei 2021) siang.

Karteker Jalan Terbaik

Menanggapi situasi menghangat itu, hal senada juga disampaikan Ketua Umum Cabor Arung Jeram Drs H Winarto Mpd, yang memandang perlunya penyelesaian konflik KONI Jember secara politis, untuk menciptakan situasi kepengurusan KONI Jember agar lebih kondusif.

“Ya jangan dibiarkan kepengurusan terus memanas, yang nantinya malah kontra produktif,” katanya.

Apalagi menjelang Porprov, kata Winarto, cabor membutuhkan banyak persiapan, termasuk kesiapan anggaran.

Untuk itu, Winarto bersepakat, jika Bupati Jember Hendy turun tangan untuk menupayakan agar Kepengurusan KONI Jember di Kartekerkan terlebih dahulu. Setidaknya, untuk menanggulangi agar kepengurusan KONI Jember tidak terjebak dalam pertikaian berkepanjangan, yang ujungnya justru merugikan kehidupan olah raga di Jember.

“Saya kira jalan keluarnya, bisa melalui karteker,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Umum Arung Jember periode tahun 2020 – 2025 itu menegaskan, agar KONI Jawa Timur menunjuk pejabat karteker  dari pengurus KONI Propinsi Jawa Timur, atau pihak yang dianggap mampu mengupayakan konsolidasi organisasi.

“Sehingga setidaknya, KONI Jember kembali bergairah dalam menjalankan roda organisasi,” pungkasnya. (mmt)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *