Bupati Hendy Sidak Mall Pastikan Prokes

  • Bagikan
Bupati Jember sidak Mall
Bupati Jember Ir H Hendy Siswanto, didampingi Waabup KH MB Firjaun Barlaman, dan Forkopimda sidak pusat pertokoan

Wis Wayahe Jember Bebas Covid 19

JEMBER – JEMPOLBupati Hendy Sidak Mall,  Pastikan Terapkan Prokes, dengan melakukan  Kerja keras,  menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Forkompinda Kabupaten Jember bersama Satuan Tugas Covid 19, sidak ke tiga titik pusat pertokoan,  tampak adanya aktivitas konsentrasi masyarakat, yang mulai berbelanja kebutuhan lebaran. Senin (10/05/2021).

Bupati Hendy sidak Mall

Bupati Hendy Sidak Mall

Bupati Jember Ir  H Hendy Siswanto, saat  melakukan sidak, ditemani Wakil Bupati Jember, Kapolres dan Dandim 0824, berdasarkan hasil pengamatannya, Bupati Hendy menjelaskan permberlakuan protokol kesehatan, dinilainya sudah cukup memenuhi aturan.

“Alhamdulillah ya, cukup bagus, para pemilik mall sudah cukup bagus, mereka juga punya satgas covid sendiri,” kata Bupati Hendy

Usai sidak, Bupati Hendy memberikan beberapa evaluasi. Masih adanya tanda –tanda yang perlu diperjelas.

“ada tadi di salah  satu  toko, tandanya putih, mestinya warnanya merah gitu, biar Nampak gitu,” kata Hendy.

Oleh sebab itu,  pengunjung juga sudah dibatasi, sehingga arus pembeli mulai jarang. Apalagi mengantisipasi, H-1 lebaran, diperkirakan kunjungan pembeli akan semakin ramai.

“Karenanya, kita harus lebih antisipasi, kita juga menempatkan satgas covid di pusat – pusat keramaian, jadi disamping pemilik mallnya menyiapkan petugas, kita juga menempatkan petugas,”ujarnya.

Bupati Hendy Sidak Mall Didukung Pemilik Mall

Menanggapi kebijakan pembatasan kerumunan di Kabupaten Jember, Pemilik Toko Jadi,  Adi Susanto, yang beroperasi di kawasan Talangsari, mengaku turut mendukung kebijakan pemerintah, tentang penanganan covid 19.

Disamping menggunakan protokol kesehatan ketat, baik bagi pelayan toko, maupun kepada pengunjung, Adi juga mengatur arus keluar masuk mobil, dan kendaraan  yang akan berbelanja di tokonya.

“Caranya, dipintu keluar masuk sudah kita lakukan pembatasan, jika yang keluar 5 kendaraan, maka yang masuk hanya boleh 5 kendaraan,” jelasnya.

Terbukti, dengan cara yang diberlakukannya, kunjungan pembeli lebih terkendali.

“Ya  dengan cara pengendalian keluar masuk kendaraan itu, maka tingkat keramaian pengunjung lebih mudah dikendalikan,” tegasnya.

Dibanding tahun 2020, Ekonomi Mulai Bergerak

Mengenai dampak Covid 19 terhadap perkembangan dunia usaha, menurut pengalaman Adi Susanto, jika dibanding dengan tahun lalu, terjadi perbaikan cukup signifikan.

“Soal berapa persen peningkatannya, tapi sudah ada perubahan, saya belum sempat meghitung,” jelasnya.

Pembatasan Wisata Dikeluhkan :

Menjawab pertanyaan wartawan tentang keluhan pengelola wisata, yang dikenakan kebijakan tutup saat lebaran, sementara pertokoan dan maal malah dibuka, Bupati Hendy menjawab diplomatis, menurutnya, terdapat perbedaan pola kerumunan, antara tempat wisata dan mall.

Bupati Hendy mencontohkan, Pantai Wisata Ulo, kerumunan orang berkunjung cenderung agak lama, jika di pusat perbelanjaan, kerumunan bergerak. Sama halnya ditempat ibadah, orang berhenti berkerumun agak lama.

“Kenapa dibatasi gitu,” katanya.

Tanggapan Warga Yang Berbelanja

Warga Talangsari Helen, yang memanfaatkan berbelanja, buat persiapan lebaran, mengaku memahami  pemberlakukan protokol kesehatan, yang ketat saat berbelanja. Menurutnya, aturan yang diterapkan, justru membantu kenyamannya berbelanja.

“Kan Cuma pakai masker, terus cuci tangan dan jaga jarak saja kan,” ujarnya. (wildan)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *