Diduga Tipu Legislator PDIP Banyuwangi, Pejabat Lapas Jember di Ciduk Polisi

  • Bagikan
Tipu Legislator PDIP
WDP, Pejabat lapas Jember diciduk polsek Bangorejo Banyuwangi, diduga tipu CPNS

Jember–Jempol_  Diduga tipu Legislator PDIP Banyuwangi, dengan menjanjikan masuk  CPNS, hingga membayar Rp 350 juta, Usai jam  ngantor sore hari,  Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Jember berinisal WDP  dijemput paksa  Polsek Bangorejo Banyuwangi, di tempat kerjanya Lapas  Jember, Jalan Panglima Besar Sudirman, Kelurahan Jember Lor, Senin (3/5/2021).

Kepala Lapas Kelas II A Jember, Yandi Suyandi saat dikonfirmasi awak media, Senin (3/5/2021 membenarkan  penjemputan paksa terhadap bawahannya yang dilakukan pihak Polsek Bangurejo merupakan tindakan  terukur. Tindakan polisi menjemput paksa WDP  lantaran yang bersangkutan tidak mengindahkan panggilan Polsek Bangorejo sebanyak dua kali.

“Bahwa sebagai saksi saat dipanggil 3 kali tidak hadir mungkin akan dijemput paksa. Itu juga terjadi pada saudara W. Ia dibawa ke Polsek Bangorejo karena masalahnya berada di wilayah hukum Banyuwangi,” terangnya.

Menurut penjelasan Yandi, Pejabat lapas Jember berinisial  WDP  itu menjanjikan  untuk masuk jadi CPNS di Kemenkumham, dengan membayar sejumlah uang. Nantinya dijanjikan lulus dan lolos tes.

“Karena polisi sudah koordinasi dengan saya, lalu saya minta untuk ditangkap selepas jam dinas sekitar pukul 19.25 WIB. Karena selepas jam dinas itu, dia kan sudah masyarakat biasa,” jelas Yandi.

Penangkapan WDP, kata Yandi  sudah diketahui pimpinan di atasnya.

“Ya pimpinan di pusat mungkin sudah tahu dengan membaca di media. Tapi saya sudah lapor juga ke Kanwil,” katanya.

Penangkapan WDP, menurut Kapolsek Bangorejo AKP Mujiono, karena yang bersangkutan tidak mengindahkan pemanggilan polisi sebanyak dua kali, karenanya pihaknya memutuskan menjemput paksa Wahyu yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, untuk selanjutnya memberikan keterangan kepada  penyidik.

Atas dugaan kejahatan yang dilakukannya, WDP terancam dijerat Pasal 178 juncto Pasal 172 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *