Bentrokan Oknum PSHT dan Pagar Nusa Berhasil Dimediasi Kapolres Jember

  • Bagikan
Polres Jember
Insiden Oknum PSHT dan Pagar Nusa Jember berhasil di mediasi Kapolres Jember

Jember _ Jempol _ Oknum PSHT dan Pagar Nusa bentrok di perempatan Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Konflik dua perguruan silat itu sempat memanas,  berahir damai setelah para sesepuhnya berhasil dimediasi Kapolres Jember AKBP Arif Rachman. Selasa (20/04/2021).

Kabarnya, bentrokan itu dipicu  kesalah pahaman, sehingga terjadi perkelahian yang berakibat dua diantara Warga PN luka parah.

Proses mediasi seperti  tersiar melalui rekaman Vidio Polres Jember yang beredar di Media sosial, berdurasi 2.42 detik, kedua perguruan silat itu telah bersepakat untuk berdamai.

Peryataan Ketua Spiritual Pagar Nusa Jember   H Ahmad Natun, menegaskan kasus tersebut telah ditangani sepenuhnya oleh Kapolres Jember.

“Jadi saya himbau, kepada rekan – rekan Pagar Nusa khususnya kabupaten Jember untuk menahan diri. Kita percayakan sepenuhnya kepada Kapolres Jember. Dan insyaallah Kapolres Jember menindak lanjuti ini,” katanya.

Mengenai kabar anggota Pagar Nusa dari luar daerah  yang sedang menuju Kabupaten Jember, H Ahmad Natun memohon untuk balik arah.

“Karena jember sudah kondusif, sepenuhnya sudah ditangani kapolres Jember, jadi mohon kepada teman – teman yang berasal dari Bojonegoro dan lain – lain, mohon putar balik dan menuju rumahnya masing – masing,” pintanya.

Begitupun pernyataan Ketua PSHT Cabang Jember Jono Wasinudin, juga menegaskan bahwa sudah terjadi mediasi perdamaian diantara dua perguruan. Jono meminta agar sedulur – dulur PSHT turut menjaga saene Jember.

“Ini program bapak Kapolres, kita harus mencerdaskan,” tuturnya.

Perihal tragedi yang terjadi di Kecamatan Bangsalsari, Jono juga menegaskan agar sedulur PSHT mempercayakan kepada pihak yang berwajib.

“Tidak ada pertemuan lagi, tidak ada pengerahan masa lagi, lebih – lebih mendatangkan dulur – dulur yang diluar cabang,” tegasnya.

Menurut Jono yakin permasalahan akan selesai, karena sudah dibicarakan bahwa Polri akan bertindak secara profesional.

“Kita bersepakat cabang Jember kita selesaikan oleh cabang Jember, kita tidak perlu mendatangkan dulur – dulur dari cabang lain,” ungkapnya. (*)

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *