Gelar Seni Sanggar “Tata Budaya Argopuro” Dihadiri Jawara Barhaens

  • Bagikan
Gelar Seni
Gelar Seni Sanggar Tata Budaya Argopuro, sabtu (11/04/2021)

Jember _ Jempol_ Gelar Seni  Sanggar “Tata Budaya Argopuro” yang berada di desa Suci Kecamatan Panti Kabupaten Jember, merupakan kegiatan kumpulan seniman Gandrung yang secara rutin menggelar latihan bersama. Seperti yang dilakukannya pada Hari Sabtu (11/04/2021).

Gelaran Seni Budaya itu diiringi dengan musik  Gandrung yang dimainkan oleh para seniman tradisi kabupaten Jember.

Tampak Warga sekitar terhibur dengan suguhan tarian seni Gandrung yang dibawakan oleh penari muda, dan tarian Jauk Bali, salah satu jenis tarian Bali non relegius, yang sering dibawakan sebagai tarian penyambutan, dan menghibur.

Menurut Ketua Sanggar Seni “Tata Budaya Aragopuro” Satoha, kegiatan latihan bersama merupakan upaya para seniman dalam merawat seni tradisi.

“Kegiatan latihan bersama secara rutin kita gelar keliling dirumah  anggota yang bersedia ditempati,” ujar Satoha.

Pensiunan Guru Agama yang juga menekuni dunia kesenian itu, juga menjelaskan bahwa gelaran seni yang dilakukannya kali ini juga merupakan latihan menjelang bulan puas romadlon.

“Setelah ini, selama bulan puasa kita libur dulu, baru nanti usai hari raya idul fitri kita akan gelar pertunjukan yang lebih menarik.

Disamping itu, menurut Satoha kegiatan ini melibatkan generasi muda sebagai penerus pelestarian budaya tradisi.

Seperti juga dikatakan  Pembina Sanggar Budaya “Tata Budaya Argopuro” Suyatman  yang berharap agar seni tradisi dapat terus dilestarikan dan dikembangkan, sebagai wujud dari upaya membangun karakter bangsa.

“Kebudayaan merukan salah satu kekuatan bangsa ini,” kata Suyatman,

Saat digelarnya acara itu dihadiri Jawara Barhaens (Jawa Madura Barisan Hendy Siswanto, pendukung Bupati Jember H Hendy Siswanto yang menegaskan bahwa Jawara Barhaens berkomitmen turut merawat seni tradisional.

Melalui Pengurus Bidang Pariwisata Jawara Barhaens Fanta B Effendi dijelaskan, komitmen itu akan diwujudkan dalam bentuk dukungan terhadap berkembangnya seni tradisi.

“Kami menyakini bahwa Bupati Hendy juga mempunyai semangat yang sama untuk turut pedui terhadap perkembangan seni budaya tradisi,” kata Fanta.

Tokoh Jawara Barhaens lainnya Gus Yusuf mengakui selama ini seni budaya terpinggirkan dan tidak mendapatkan tempat sebagai mana mestinya.

Karenanya, pihaknya memastikan dukungannya terhadap pertumbuhan dunia seni tradisi.

“Jika memang diperlukan harus  menghadap Bupati, kita siap memfasilitasi, boleh langsung atau bisa juga melalui kami (jawara Barhaens),” tegasnya. (satriya)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *