Program RTLH Desa   Sukowono Disoal Warganya, Kades Horifah Membantah

  • Bagikan

Berita Jempol Jember _ jempolindo.id _Program RTLH ( Rumah Tidak Layak Huni ) Desa Sukowono Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember kembali disoal  warganya. Senin (29/03/2021)

Pasalnya, program yang harusnya diterima atas nama Saniban Warga  dusun Potok Timur RT 03 RW 04 Desa Sukowono Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember dialihkan kepada warga lainnya.

Saat dikunjungi  Jempol, Saniban sedang menghadap ke Kepala Desa Sukowono. Melalui Istri Saniban  menjelaskan bahwa Program RTLH telah turun dari Pemerintahan Desa Sukowono, hanya saja pengalihannya tanpa sepengetahuan Saniban.

“Kalau rumah saya sudah lama dibangun sendiri. Saya tahu dari orang yang datang kerumah, perempuan satu laki – laki satu, yang bertanya katanya saya dapat RTLH,” kata Istri Saniban.

Sebelumnya sempat diberitakan media on line Teropong, Ketua DPC LSM Teropong Slamet Cs turut menyoroti perihal dugaan pengalihan program RTLH dari Saniban kepada pihak ketiga.

Saniban menjelaskan dirinya  pernah diajak operator kegiatan program RTLH Je’un bersama penanggung jawab pembangunan RTLH Agus Hariyanto ke Bank Jatim untuk mengambil uang  upah tukang.

“Saya merasa  dibohongi, saya merasa ditipu karena bantuan tersebut gak pernah sampai ke saya justru di bangunkan ke orang lain,” keluh  Saniban.

Seperti dilansir Teropong, Je’un membenarkan Program RTLH yang harusnya diterima Saniban telah dialihkan kepada warga lain bernama Parlan.

“Kata Bapak Je’un, benar Pak, kalau Bantuan RTLH itu atas nama Bapak Saniban, namun oleh Ibu Kades dialihkan ke orang lain, “Kata Je’un kepada wartawan

Sementara, Kepala Desa Sukowono Horifah dikonfirmasi jempol melalui Whatsapp menepis kabar yang sempat ditulis media on line, menurutnya kabar itu tidak benar.

“Kami pemeritahan desa akan segera  memberi klarifikasi melalui website   Desa kami,” kata Horifah. (Yan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *