Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember Ciptakan Wastafel Injak Portable

  • Bagikan

JEMBER – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 93 yang bertugas di Desa Wonosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember menyerahkan alat wastafel injak portable kepada perangkat desa setempat, Sabtu (06/03/2021)

Koordinator Kelompok KKN 93 Sandi Ghulam Ahmad mengatakan, bahwasannya Balai Desa memerlukan wastafel yang memadai mengingat tempat tersebut merupakan pusat administrasi yang selalu ramai dikunjungi banyak orang, maka protokol kesehatan cuci tangan dengan air mengalir dipandang penting.

“Diharapkan dengan adanya wastafel injak portable dapat mencegah penyebaran Covid-19, karena balai desa sendiri merupakan tempat yang selalu ramai dikunjungi banyak orang untuk urusan administrasi, dan seharusnya ada tempat cuci tangan agar warga bisa menerapkan protokol kesehatan cuci tangan” Kata Sandi.

Kelompok 93 memilih membuat alat wastafel portable, karena melihat kondisi pandemi yang terjadi di tempat ramai, protokol kesehatan cuci tangan wajib dilakukan tetapi wastafel atau tempat cuci tangan dinilai tidak efektif untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

“Tinggal menginjak tuas kran yang ada dibawah maka air langsung bisa mengalir, ini kita rasa lebih efektif daripada harus bergantian memegang kran saat akan cuci tangan, karena tidak ada yang tau setiap orang cuci tangan apa sudah benar-benar bersih, bagaimana jikalau ada virus yang tertinggal ?” Ujar Sandi.

Masyarakat setempat turut mengaku senang dengan adanya wastafel injak portable ini karena mudah digunakan dan sangat bermanfaat “Alhamdulillah saya sangat senang sekali adik-adik sudah membuat watafel injak portable ini karena mudah digunakan, dan semoga bisa bermanfaat kedepan”Ujar Bu Mud salah satu warga Wonosari yang kita temui saat acara penyerahan.

Kedepannya kelompok KKN 93 akan membuat tutorial pembuatan wastafel portable kepada warga dengan harapan alat tersebut bisa digunakan secara merata di setiap titik kumpul dalam desa.

Selain itu Kelompok KKN 93 juga berharap Pemerintah Desa Wonosari bisa terus melanjutkan pembuatan wastafel portable guna memaksimalkan pencegahan penyebaran Covid-19 di Desa Wonosari.

“Kami hanya mampu melakukan ini untuk masyarakat desa, selanjutnya kami berharap penuh kepada kepala desa dan seluruh pihak untuk aksi pencegahan Covid-19 yang lebih masif” Ujar Sandi.

*)Penulis : Firdaning Ayu Kumala Ningrum, Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Jember.

  • Bagikan