Bhisma Sang Pejuang Kedaulatan Rakyat Jubung

0

Jempolindo.id – Jember. Pilkades Adalah Nenek Moyang Demokrasi di  Indonesia, menghambat dengan alasan kapitalisasi merupakan bentuk penghianatan terhadapat kualitas demokrasi itu sendiri“.

===================

Bagi bhisma desa jubung adalah detak jantungnya

==================

Pernyataan Bhisma Perdana yang menggambarkan betapa sosok muda ini punya perhatian atas pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di kabupaten Jember yang sedang ricuh dengan urusan beban sumbangan Calon Kepala Desa.


Bhisma sebenarnya sudah dua periode menjabat sebagai kepala desa Jubung kecamatan Sukorambi. Namun, atas pertimbangan rasa tanggung jawab atas nasib warga Jubung, pada periode 2019 – 2025, Bhisma  untuk ketiga kalinya ikut kembali berkompetisi bersama tiga calon lainnya.

Sebagai incumben, pernyataan Bhisma mampu menempatkan kepentingan pendewasaan demokrasi di desanya dibanding kepentingan  dirinya.

Pantas, sosok ini memang kenyang dengan pengalaman berorganisasi. Masa mudanya dilewati dengan berbagai kegiatan organisasi.

Bahkan sebelum dipercaya rakyat Jubung sebagai Kepala Desa, pria muda ini telah bergelut dengan organisasi kepemudaan  seperti Karang Taruna dan organisasi kemahasiswaan.

Bhisma bukan sosok yang tiba – tiba menjadi pemimpin di desanya, sebelumnya dia juga sempat mengabdi sebagai anggota BPD Jubung.

Selama menjadi BPD itulah membuatnya bertekad memperbaiki desanya, dalam segala aspeknya. Meski diakuinya, membenahi permasalahan desa yang majemuk dan gesekan horizontalnya lebih pendek, tidaklah semudah membalik telapak tangan.

KEPALA DESA BUKANLAH PENGUASA

Karenanya saat menjabat sebagai Kepala Desa periode pertama, umurmya masih belia, tetapi dia berusaha menunjukkan kinerjanya dengan melakukan pembenahan pola administrasi pemerintahan dengan membagi tanggung jawab kepada para staf pemerintahan , berbasis kinerja.

“Masing – masing staf desa kami fungsikan sesuai dengan tupoksinya,” kata Bhisma.

Orang boleh jadi mentafsirkan sikapnya sebagai kepala desa yang justru dikendalikan bawahannya. Tetapi menurut Bhisma prinsip manajemen pemerintahan yang baik adalah ketika staf desa mengerti apa yang harus dikerjakannya.

“Staf desa bekerja tanpa harus diperintah. Karena pada dasarnya kepala desa bukanlah penguasa melainkan manajer yang mengkoodinasikan seluruh sumber daya yang ada,” tegasnya.

Organisasi Kepemudaan Level Kabupaten

Kemampuan organisasinya membuatnya dipercaya sebagai Ketua Umum KNPI Kabupaten Jember.

Melalui lembaga kepemudaan itu Bhisma Perdana mengekspresikan idealismenya untuk mewujudkan pemuda yang tangguh dan adaptif atas perkembangan jaman.

Baik melalui penguatan kelembagaan maupun skill secara personal, seperti yang dikembangkannya bersama Pemuda Pancasila, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Seni Bela Diri Shorinji Kempo. 

KETUA I AKD PROPINSI JATIM

Bhisma menyadari betapa banyak permasalahan desa yang mesti ditangani secara serius. Karenanya dibutuhkan kerjasama antar desa yang kuat, sehingga manakala dibutuhkan dapat saling mendukung.

Kepiawaian Bhisma merajut kerjasama antar desa membuatnya dipercaya sebagai Ketua I Asosiasi Kepala Desa Propinsi Jawa Timur.

Sudah bisa dipastikan kiprahnya diluar desa Jubung, adalah dalam upayanya membawa nama harum desa Jubung.

PERJUANGAN BELUM SELESAI

Kegelisahannya diakuinya belum sepenuhmya terjawab. Selama dua periode kepemimpinannya masih banyak permasalahan desa yang mesti dituntaskannya.

Sesuatu yang sangat dilematis, dua periode sudah dilewatinya, melanjutkan pada periode ketiga, menurut Bhisma bukanlah ahir dari pengabdiannya.

Meski Bhisma mau tak mau harus menjadikan periode ke tiga ini sebagai periode transisi, periode yang harus dipersiapkannya untuk melanjutkan pola kepemimpinannya. Disamping memang regulasi hanya memperkenankan kepala desa dijabat selama tiga periode.

Dia menyadari, pergantian kepemimpinan yang tidak dipersiapkan secara matang maka hanya akan mengorbakan kepentingan warga desa Jubung.

Sebagaimana tertuang dalam visi misinya, Bhisma berharap terciptanya masyarakat Jubung yang mandiri, berdaya saing, adil dan sejahtera.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini