Budidaya Lele  Organik Media Cempolong Menggiurkan

0
1810
Budidaya Lele Organik
Pengembang Budidaya Organik Lele Media Cempolong Drs Bintoro

Jempolindo.id – Jember.  Budidaya lele memang masih menjanjikan, pasar kebutuhan lele baik dalam skala pasar lokal maupu eksport   terus berkembang. Tantangan itulah  yang mendorong Pengembang Tehnik Budidaya Lele Organik Media Cempolong Drs Bintoro terus melakukan inovasi. Hal itu dikatakan Bintoro saat berkunjung ke kantor redaksi Jempol, Kamis (6/6/19).

Budidaya Lele Organik
Proses Pnyiapan Budidaya Lele Organik

“Kalau tanya jangan detail detail mas, aku ini hanya bisa menjelaskan berdasarkan apa yang saya lakukan, sama sekali gak ada ilmunya. Dasarnya ya pengalaman, dan petunjuk guru,” kata Bintoro.

Budidaya Lele Organik
Cempolong (Buis Beton) Budidaya Lele Organik

Peternak lele biasanya gulung tikar  gara – gara harga pakan lele yang mahal dan tidak sebanding dengan hasil panennya. Hambatan itu justru menjadi tantangan bagi aktivis FKPPI Jawa Timur itu. Kini, hasil uji cobanya sudah bisa dipastikan mampu menekan sekitar 80 % penggunaan pakan pelet. Peternak lele tak perlu cemas lagi dengan harga pakan lele yang mahal.

“Alhamdulillah dengan pola yang kami kembangkan,  mulai dari awal tebar hingga panen hanya membutuhkan sekitar 20 kg pelet jadi, selama 70 harian,” akunya.

Biaya yang dibutuhkan peternak  sekitar  800 ribu rupiah. Hasil panen per cempolong dari  2000 ekor bibit lele yang ditebar menjadi sekitar  1,5 kwintal. Jika harga pasar lele sebesar 15.000 rupiah, maka hasil penjualan kotor sekitar Rp. 2.225.000,-.

Budidaya Lele Organik
Lele dalam Kolam Cempolong Budidaya Lele Organik

Analisa Biaya Per Cempolong :

No Uraian Satuan Jumlah
I BIAYA INVESTASI
  Cempolong ( tinggi 50 cm X Diameter 80 cm 1 x Rp. 150.000 150.000
Peralatan Budidaya 1 paket 1 x Rp. 100.000 100.000
Jumlah   250.000
II BIAYA PRODUKSI
a Biaya Tetap
Biaya Penyusutan Cempolong (10 tahun) Per panen x Rp. 6.250 6.250
Biaya Penyusutan Peralatan (3 tahun) Per panen x Rp. 2.500 2.500
Jumlah 8.750
b. Biaya Variabel
Bibit (2000 ekor ) 2000 x Rp. 150 300.000
Pakan Pelet (30 Kg) 30 Kg x Rp. 15.000 450.000
Pakan Organik secukupnya 100.000
Jumlah   850.000
Total Biaya Produksi 858.750
Produksi Hasil Panen 1,5 KW X 15.000/kg 2.250.000
Pendapatan Per panen   1.391.250

 

Rahasianya ada pada pola organik yang lebih alami dan sedikit penggunaan bahan kimia. Pemanfaatan sejenis daun – daunan yang dibuat jeli  telah terbukti mampu memberikan keuntungan peternak lele.

Budidaya Lele Organik
Daun Mengkudu

Penggunaan bahan organik itu  menurut Bintoro berdampak pada daya hidup bibit lele. Pelet buatan rata – rata mengandung baha pengawet yang jika dikonsumsi secara ajeg bisa berdampak pada kematian bibit lele.

Ransum Pakan Lele Pola Organik

NO Bahan
1 Jus herbal : mengkudu, daun pepaya, daun sirih, daun kemangi, daun kelor, daun jambu biji (kl ada jambu merah)
2 Cairan Probiotik
3 Pelet / Konsentrat (-1 & -2)
4 Jus bawang putih 5 siung (botol sendiri)

 

“Setelah saya cek lele yang mati biasanya dilehernya ada sisa makanan yang nyandet dan tidak dcerna secara baik,” katanya.

Pemanfaatan bahan organik, katanya juga berdampak pada serapan pasar. Konsumen di luar negeri yang juga dibidiknya ternyata lebih suka dengan lele dengan pola organik, disamping rasanya juga karena alasan faktor kesehatan.

“Lele hasil panen kami sudah mulai dilirik konsumen luar negeri, diantara permintaan dari korea dan madinah,” Kata Pria itu.

Sistem budidaya yang dikembangkannya memang menjanjikan, buktinya sudah ada sekitar 200 – 300 cempolong  yang dimiliki kurang lebih 80 peternak lele di Kabupaten Jember binaannya.

“ya meskipun Cuma bersedia membuat 3 -5 cempolong saya kawal juga, siapa tahu menambah pendapatan teman – teman. Pendampingannya gratis kok,” pungkasnya. {*)

Bagi yang berminat dapat menghubungi : Bintoro :082.140.683.654

Peta lele cempolong
Peta lele cempolong

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini